Medan

Walikota Medan Ditantang Tes Urine Semua Lurahnya

Medan-Bumantaranews: Sumatera Utara khususnya Medan menduduki peringkat ketiga tertinggi pengguna narkoba di Indonesia versi Badan Narkotika Nasional (BNN). Tak heran, BNN menyebut Medan sebagai salahsatu daerah yang menjadi pintu masuk narkoba.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso pernah mengatakan, Medan berada pada urutan ketiga tertinggi nasional dalam penggunaan narkoba. Menurut Buwas, Medan menjadi daerah sasaran pengiriman narkoba.

Bahkan bahaya laten narkoba sudah merasuk ke semua kalangan. Tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN-dulu PNS) sebagai abdi rakyat pun tak jarang turut dalam penyalahgunaan barang haram tersebut. Ada desakan agar seluruh ASN, khususnya Lurah di Kota Medan dites urine sebagai salahsatu langkah nyata upaya pemberantasan narkoba di Lingkungan Pemko Medan.

Sejumlah kalangan menilai, ASN sebagai abdi negara harus mampu menjadi contoh baik bagi rakyat. Terutama Lurah, yang menjadi ujung tombak pelayanan rakyat bersama Kepala Lingkungan di jajarannya.

“Ya, Lurah itu ASN yang menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah kepada rakyat. Maka dia harus benar-benar menjadi contoh. Kenapa bukan Kepling? Karena Kepling itu bukan ASN. ASN itu kan semacam partikel penting negara yang bisa digambarkan sebagai orang yang mampu merealisasikan program negara. Jika sekelas Lurah saja terjerumus narkoba, maka tercoreng wibawa Negara dalam upaya memerangi narkoba,” kata Aktivis Aliansi Rakyat Peduli Pemberantasan Narkoba (AR-PPN), Rahmad Alrasyid, Selasa (04/10/2016).

 Hal itu dikatakan Rahmad menyikapi belum merdekanya Bangsa Indonesia dari penjajahan narkoba. “Kita sudah Proklamasi dan merdeka dari Belanda dan Jepang. Tapi kita belum merdeka dari pengariuh narkoba,” tandas Rahmad yang juga warga Medan Utara itu.

Dia mengingatkan kepada Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin S MSi bahwa Kota Medan merupakan daerah tertinggi penyuplai dan penggunaan narkoba tingkat nasional. Sumatera Utara khususnya Medan menduduki peringkat ketiga tertinggi pengguna narkoba di Indonesia versi Badan Narkotika Nasional (BNN).

Tak heran, BNN menyebut Medan sebagai salahsatu daerah yang menjadi pintu masuk narkoba.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso pernah mengatakan, Medan berada pada urutan ketiga tertinggi nasional dalam penggunaan narkoba. Menurut Buwas, Medan menjadi daerah sasaran pengiriman narkoba.

“Medan ini untuk Indonesia konsumsi atau pengguna narkoba ini untuk peredarannya itu ranking tiga nasional,” kata Buwas.

Untuk itu, dia menantang Walikota Medan melakukan gebrakan bersih-bersih jajarannya dari pengaruh narkoba.

 “Kita minta Walikota tidak tinggal diam terhadap kondisi ini. jangan biarkan rakyat disuguhi narkoba oleh mafia. Walikota Medan harus menjadi pelopor dan lakukan gebrakan nyata pemberantasan narkoba. Mulailah dari internal dan tes urine semua Lurah di Medan ini. jika positif narkoba, kami mendesak agar dipecat dan dipenjarakan,” tegas Rahmad.

 Jika lurah sebagai ujung tombak pelayanan terjerumus ikut memakai narkoba, maka yang pasti pelayanan terhadap rakyat jadi korbannya. “Dan tentu kita tak mau dilayani oleh pelayan yang pecandu narkoba,” tukas Rahmad.

Penulis: Iyan Turnip

Editor: Rakyat Asril

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top