Tabagsel

Jelang Aksi 212, 12 Warga Sidimpuan Bertolak ke Jakarta

Pemberian donasi terhadap warga Pasangsidimpuan yang hendak bertolak ke Jakarta. Foto: Indra

Padangsidimpuan-Bumantaranews: Seperti masyarakat di daerah lain, warga Padangsidimpuan sambangi Jakarta untuk berpartisipasi dalam Aksi Bela Islam jilid III yang akan berlangsung Jumat (2/12/2016) mendatang.

Kepada wartawan, Selasa (29/30/2016) petang, salah seorang ulama Kota Padangsidimpuan, Muhammad Asroi mengatakan, dalam aksi 212 terkait dugaan penistaan agama dengan tersangka yang ditetapkan Mabes Polri, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, sedikitnya 12 warga Padangsidimpuan bertolak ke Jakarta.

“Dari 12 orang yang berangkat ke Jakarta tersebut, 5 diantara melalui jalur darat. Sedangkan 7 orang lagi melalui pesawat,” ungkapnya disela-sela pemberian donasi terhadap warga yang hendak berangkat ke Jakarta di Masjid Syekh Islam Maulana yang berada di Jalan H Agus Salim Kota Padangsidimpuan.

Lebih lanjut, Asroi mengatakan, 5 warga Kota Padangsidimpuan yang berangkat melalui jalur darat tersebut telah berangkat, Selasa (29/11/2016) siang. Mereka adalah, Murdho Ninggrat, Isrok Aljana, Aswin Sitompul, Edi Hasan dan Gunadi.

“Sedangkan yang berangkat jalur udara yakni, M Dahril, Hotman Sajeli, Yunus Hasibuan, Rahmat Hidayat, Hanif Azhar, Zulkarnain Nasution, dan Ikhwan Efendi Nasution,” bebernya.

Asroi mengatakan, ke 7 warga yang berangkat dengan menggunakan jalur udara tersebut akan bertolak dari Bandara Pinang Sori, Tapanuli Tengah, Kamis (1/12/2016) mendatang.

“Mereka akan berangkat dengan menggunakan pesawat Garuda,” pungkasnya.

Sementara itu, kordinator jalur udara, M Dahril mengatakan, tujuan mereka terlibat dalam aksi bela Islam jilid III mendatang untuk menegakkan agama Islam.

“Tujuan kita itu semata-mata karena Allah. Kita ingin Islam itu tegak, jangan semata-mata dihina ataupun dilecehkan,” katanya.

Hal tersebut, tambah Dahril, supaya Indonesia menjadi negara yang makmur dan tentram. Pasalnya, NKRI merupakam keputusan bersama, jadi kebhinekaan itu sama-sama dijaga.

“Jadi kasus ini menjadi pelajaran bagi kita semua supaya tidak ada lagi pelecahan terhadap agama Islam,” pungkasnya.

Penulis: Indra

Editor: Maruli Siregar

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top