Gubsu HT Erry Nuradi pada peringan 369 Tahun Tanjungbalai. Foto|Ist

Tanjungbalai-Bumantaranews:  Target kunjungan satu juta wisatawan asing ke Sumatera Utara pada tahun 2017 yang dicanangkan pemerintah pusat menjadi tantangan bersama yang harus dicapai. Salah satu daerah yang diharapkan turut menyumbangkan wisatawan asing ke Sumut adalah Kota Tanjungbalai.

Hal ini disampaikan Gubsu Erry pada saat menghadiri pembukaan pagelaran seni dan budaya serta pameran pembangunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tanjungbalai yang ke-396 di lapangan Pasir Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, Selasa (27/12/2016) malam.

Hadir pada kesempatan tersebut Walikota Tanjungbalai HM Syahrial SH MM, Wakil Walikota Tanjungbalai Drs H Ismail, Ketua DPRD Kota Tanjungbalai Bambang Haryanto, Ketua PKK Sumut Evi Diana Erry, FKPD Kota Tanjungbalai, Kepala BNN Kota Tanjungbalai Bangko, tokoh agama, Tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat serta masyarakat Kota Tanjungbalai.

Untuk merealisasikan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumut, Gubsu Erry berharap pemerintah Kota Tanjungbalai bersama seluruh stakeholder terkait berbenah dan mempersiapkan segala infrastruktur penunjang lainnya agar para wisatawan mau berkunjung ke Kota Tanjungbalai.

“Kalau sekarang jumlah kunjungan wisatawan asing ke Sumut 250 ribu. Kita ditargetkan empat kali lipat. Berdasarkan wilayahnya, Tanjungbalai cukup strategis berbatasan dengan selat Malaka. Selain Kualanamu dan Belawan, Tanjungbalai juga merupakan pintu masuk wisatawan. Hal ini harus bisa termanfaatkan oleh kita untuk menarik wisatawan ke Sumut,” ujar Gubsu lagi.

Dikatakan Gubsu peringatan hari jadi Kota Tanjungbalai yang dirangkai dengan kegiatan seni budaya dan pameran pembangunan merupakan hal yang positif. Kegiatan ini harus dimasukan sebagai kalender kegiatan pariwisata untuk menarik minat wisatawan. Tentunya dengan membuat kegiatan yang lebih meriah dan menarik lagi dengan melibatkan seluruh masyarakat Tanjungbalai.

“Saat menghadiri peringatan Hut Kota Gunungsitoli diadakan tari tradisional yang memecahkan Rekor MURI. Saya berharap di Tanjungbalai juga melakukan kegiatan yang juga dapat memecahkan rekor MURI,” harap Gubsu.

Peringatan hari jadi suatu lanjut Gubsu dalan konteks yang umum, idealnya dimaknai sebagai momen untuk merefleksikan perkembangan suatu daerah dari waktu ke waktu. Jika dilihat dari sejarah panjang perjalanan waktu 396 tahun merupakan waktu yang cukup panjang.

Tentu bayak yang sudah diperoleh dari hasil-hasil pembangunan yang telah dilalui. Oleh karenanya memelihara pembangunan di kota Tanjungbalai ini jauh lebih utama daripada pelaksanaan pembangunan itu sendiri. “Toleransi, rasa persaudaraan dan persatuan harus tetap terjaga. Mari sama-sama memelihara Kota Tanjungbalai ini,” ujar Gubsu.

Dikatakan Gubsu, selain industri parisiwisata, Tanjungbalai juga bisa kian mengembangkan sayapnya di dunia industri dan perdagangan. Seperti diketahui Tanjungbalai juga dikenal sebagai kota jasa. “Saya juga berharap kedepan akan ada Kawasan Industri Tanjung sehingga bisa menampung industri-industri yang ada disini. Atau bisa saja dibangung kawasan Industri Asean. Karena memang berdasarkan geografisnya sangat mendukung,” tutur Erry.

Sementara itu Walikota Tanjungbalai M Syahrial mengatakan dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tanjungbalai sebelumnya telah digelar pagi harinya paripurna istimewa di DPRD Tanjungbalai dan pawai budaya. Dan malam harinya digelar kegiatan festival seni budaya dengan menghadirkan artis ibu Kota Juwita Bahar dilapangan Sultan Abdul Dzalil. Selain itu juga masyarakat bisa melihat pameran pembangunan dengan menghadirkan stan-stan dari SKPD, kecamatan hingga kelurahan.

Penulis: Edison Tamba

Editor: Maruli Siregar

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top