Ilustrasi usaha kreatif

Medan-BUMANTARANEWS: Sebagai bank daerah yang aktif menyalurkan kredit untuk pengusaha kecil, Bank Sumut juga diminta mendekati mahasiswa.

Sebab mahasiswa jarang sekali mendapat kemudahan kredit untuk usaha mereka. Padahal tak jarang mahasiswa memiliki usaha yang kreatif dan sangat potensial.

Dan dengan adanya usaha tentunya jumlah pengangguran akan berkurang.

“Untuk membuat usaha kami maju sebenarnya banyak sekali tantangan terutama modal. Apalagi jika ingin meminjam ke bank, sepertinya sulit sekali,” ucap seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Cendana, Dewi dalam dialog finansial OJK belum lama ini.

Dewi menyebut untuk mengajukan pinjaman diharuskan ada agunan, hal itu merupakan kesulitan bagi mereka.

“Apa yang mau kami agunkan, ijazah saja belum dapat,” katanya sambil menayakan akses mudah untuk mendapat pinjaman ke bank.

Menanggapi itu Kepala Bappeda Sumut, H Irman meminta Bank Sumut mendekatkan diri kepada mahasiswa yang merupakan pengusaha pemula.

“Saya minta Bank Sumut buka akses yang mudah bagi mahasiswa yang ingin memulai usaha. Bank Sumut harus mendekatkan diri dengan mahasiswa, sebab mereka ini sangat potensial,” ucapnya.

Sementara Kepala OJK Regional 5 Lukdir Gultom meminta bank menyalurkan 20 persen kreditnya untuk pengusaha pemula (start up) termasuk mahasiswa.

Ia mengatakan jika ide sudah ada bisa dibuat proposal dan diajukan ke Kadin, lalu kadin mengajukan ke bank.

“Jadi kita beri apresiasi bagi mahasiswa yang mau berusaha. Ide dulu baru modal, kalau langsung bicara modal dan uang itu tidak bagus,” katanya.

 

Editor: Angel Tri

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top