Ilustrasi utang negara. (Ist)

Jakarta-BUMANTARANEWS: Mahasiswa dan denonstrasi adalah pasangan identik. Tak jarang tema demonstrasi yang mengemuka adalah soal utang negara.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani juga tidak memungkiri kedatangannya ke suatu kampus juga sering diwarnai aksi demonstrasi terkait ekonomi Indonesia.

Untuk itu ia meminta mahasiswa bijak menyaring informasi dan tidak terbakat emosi dengan berita yang tidak dimengerti sepenuhnya.

” Coba nanti kalau ada yang keberatan utang nanti di-list, bikin daftar mahasiswanya nanti organize. Jadi jangan bilang terus, anda enggak suka utang, kalau anda jawabannya cuma ngomong itu, saya bilang, saya enggak suka kamu,” kata Sri Mulyani ketika memberi kuliah umum di Politeknik Keuangan Negara.

Ia menjelaskan pengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus disiasati melalui utang karena tuntutan negara yang membutuhkan anggaran besar untuk percepatan pembangunan infrastruktur hingga subsidi.

“Tapi kalau anda enggak suka utang karena anda concern tahu persis dan bisa menjelaskan, saya mau mendengar apa keberatan anda,” katanya.

Utang tersebut kata dia, digunakan untuk bermacam kepentingan termasuk biaya pendidikan di STAN yang penuh dengan fasilitas negara.

“Duit yang anda dapat dari negara berapa? dan yang anda sumbangkan berapa?. Itu baru namanya akuntan. Anda kan akuntan, kalau mau ngomong tentang beban, mari kita hitung-hitungan, ya kan,” tegasnya.

 

Editor: Angel Tri

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top