Jakarta-Bumantaranews: Rumah produksi SinemArt harus mengganti rugi Rp2,6 triliun je PT RCTI setelah melakukan wanprestasi.

Selain itu pimpinan SinemArt Leo dan rumah produksinya juga memiliki kewajiban untuk membatalkan seluruh penjualan saham kepada pihak SCMA.

“Menyatakan bahwa Leo Sutanto dan Sinemart telah melakukan wanprestasi kemudian menghukum Leo Sutanto dan Sinemart untuk menghentikan dan atau membatalkan seluruh penjualan saham Sinemart kepada Indonesia Entertainment Group,” kata Kuasa RCTI, Andi F Simangungsong.

Dalam amar putusan bernomor 9/PDT.G/2017/PN.JKT.BRT tertanggal 16 Maret 2017, juga disebutkan PT SinemArt harus membatalkan penjualan saham PT Sinemart dan Leo Sutanto ke PT Indonesia Entertainment Group yang dulu bernama Elang Permata Cakrawala batal.

PT Sinemart dan Leo Sutanto juga dihukum meminta maaf kepada PT RCTI pada halaman satu di sembilan media nasional.

 

 

Editor: Angel Tri

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top