Novel Baswedan. (Ist)

Jakarta-BUMANTARANEWS: Masyarakat dikagetkan dengan penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal beberapa waktu laku. Akibatnya wajah dan matanya mengalami luka serius.

Atas peristiwa tersebut, kepolisian mulai melakukan penyelidikan.

Namun hingga saat ini penyelidikan masih mengalami jalan buntu setelah cangkir yang diduga wadah menampung air keras yang disiramkan ke Novel ternyata tak terdapat sidik jari siapapun.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik masih kesulitan menemukan jejak pada cangkir tersebut.

“Belum (dapat sidik jari). Namanya cangkir, gagangnya kecil. Kami tak mendapatkan di situ,” katanya.

Begitupun, polisi masih menganalisa foto-foto dari CCTV yang ada di sekitar rumah Novel Baswedan.

Terkait perkembangan, Argo menyebutkan sudah 19 saksi yang diperiksa Polda Metro Jaya.

Editor: Angel Tri

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top