Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Ist)

Jakarta-BUMANTARANEWS: Kasus salah tembak atau tembakan nyasar beberapa kali terjadi dan dilakukan anggota Polri.

Untuk itu perlu perbaikan dan pembenahan kinerja agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Demikian juga yang disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ketika melantik Kapolda baru, Jumat (28/4/2017).

Ia meminta para Kapolda yang dilantik hari ini menjadikan kasus salah tembak ini sebagai bahan evaluasi kinerja kepolisian di daerah.

“Jangan dianggap biasa, jadikan evaluasi bahwa kewenangan diskresi di kalangan bawah belum sepenuhnya dipahami,” ucapnya.

Tito meminta agar terus dilatih penggunaan diskresi terhadap seluruh anggota.

Misalnya dengan rajin membuat skenario dan situasi yang memaksa anggota menggunakan kewenangan diskresinya.

Dia juga mengatakan akan memberikan penghargaan kepada anggota yang bisa mengendalikan kewenangan diskresi dengan baik.

Jika tidak, akan ada sanksi dan hukuman yang diberikan.
Editor: Angel Tri

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top