Babak pertama, Persiraja lebih banyak bermain di wilayah pertahanan sendiri. Bumantara/Rakyat Asril

Medan-BUMANTARA: Tim PSMS Medan sukses mengalahkan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (6/5/2017) di Stadion Teladan Medan dalam laga ketiga Liga 2. Pengalaman dan kematangan bermain tim berjuluk Ayam Kinantan itu membuat mereka masih berada di atas permainan anak-anak Persiraja.

Sejak peluit babak pertama dimulai, meski permainan belum solid namun anak asuh Mahruzar Nasution sudah memborbardir pertahanan Persiraja. Beruntung, penjaga gawang Persiraja Rahmanuddin masih sigap menghalau serangan PSMS yang dikomandoi Legimin Rahardjo.

Memasuki menit 15, lini tengah PSMS mulai memainkan satu sentuhan dan bola-bola pendek. Kapten Legimin Rahardjo, Suhandi, Zulfikar dan penyerang Dimas Drajad juga tampak sudah bermain efisien membangun serangan. Bahkan menit ke-25 terjadi kemelut di mulut gawang Persiraja yang hampir membuahkan gol buat anak-anak Medan.

Tapi barisan pertahanan Persiraja Banda Aceh melakukan sapu bersih. Meski pertahanan anak-anak Banda Aceh kocar-kacir, tak ada gol tercipta di babak pertama.

Di paruh kedua, permainan dan kerjasama anak-anak PSMS Medan semakin matang serta solid. Sebaliknya, Persiraja hanya melakukan serangan balik untuk melawan ketatnya barisan pertahanan PSMS Medan yang dikordinir Hardiantono.

Kematangan dan pengalaman Legimin Rahardjo kembali menjadi pembanding di pertandingan kali ini. Umpan-umpan terukurnya menjadi titik serangan PSMS Medan.

Alhasil, Suhandi memecah kebuntuan di menit ke-53. Gol ini tercipta dengan proses yang indah. Suhandi melakukan sepakan terarah ke tiang jauh gawang Persiraja.

Unggul satu gol, permainan anak-anak Ayam Kinantan makin beringas. Sebaliknya, Persiraja meskipun sesekalia melakukan serang balik, namun terlihat frustasi menembus pertahanan PSMS. Lini tengah Tim Laskar Rencong kesulitan memadukan permainan.

Buntutnya, Fredyan Wahyu malah menambah keunggulan PSMS Medan di menit ke-75. Gol tercipta dari tendangan sebelas pas karena Dimas Drajad dilanggar bek Persiraja Amirullah di kotak penalti Persiraja.

PSMS tak mengendurkan serangan meski unggul dua gol. Sebaliknya menit ke-84 Frets Listanto Butuan kembali menambah pundi gol PSMS Medan. Peluit panjang dibunyikan, PSMS menang tiga gol tanpa balas.

“Pada babak pertama, anak-anak tidak menjalankan instruksi. Baru pada babak kedua, kami tampil lebih baik,” kata pelatih PSMS Medan, Mahruzar Nasution usai pertandingan.

Persiraja Banda Aceh mengaku kekalahan ini efek belum stabilnya performa pemain muda mereka. Padahal pada babak pertama, tim tamu nyaris menguasai pertandingan.

“Pemain muda kami tak stabil pada babak kedua, sehingga PSMS berhasil keluar dari tekanan kami. Jadi ini murni belum konsistennya penampilan pemain kami,” kata asisten pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas.
Editor: Angel Tri

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top