Kadineks Sumut Agustama

Medan-BUMANTARA: Dugaan korupsi Makanan Pengganti Air Susu Ibu (ASI) dan Pemberian Makanan Tambahan ibu Hamil Kurang Energi Kronis (PMT Bumil KEK) di Dinas Kesehatan Sumut akhirnya berujung ke ranah hukum. Elemen masyarakat dari Lingkar Progresif melaporkan kasus senilai miliaran rupiah itu ke Kejati Sumut.

Kepada Bumantara pekan lalu, Aktivis Lingkar Progresif VY Manurung mengatakan pihaknya sudah melaporkan kasus itu secara tertulis ke korps adhyaksa pada Kamis (6/7/2017).

“Ya kita sudah melaporkannya secara tertulis. Ada beberapa item yang kita laporkan,” tegas VY Manurung.

Dijelaskannya, laporan itu dianalisis dari sejumlah hasil telaah yang dilakukannya dan ditambah dari investigasi sejumlah elemen lain serta dokumentasi berita di surat kabar.

Di antara item yang dilaporkan yakni distribusi PMT Bumil ke Puskesmas se-Sumut dengan anggaran  Rp2.002.807.600 APBD 2016. Dari penelusuran, masih ada sejumlah Puskesmas yang justeru belum mendapat bagian.

pihaknya juga melaporkan soal anggaran pengangkutan dalam pendistribusian PMT Bumil tersebut. “Namanya distribusi pasti membutuhkan angkutan. Lalu bagaimana dengan pengangkutannya, apakah ditunjuk langsung atau dikirim via angkutan umum misalnya ke Pulau Nias sana,” kata VY Manurung.

Terdapat pula anggaran pendistribusian Makanan Pengganti ASI ke seluruh puskesmas se-Sumatera Utara dengan pagu senilai Rp1.996.187.780.

“Kami juga melaporkan kasus Makanan Pengganti ASi yang sampai saat ini ada yang belum dibagi. Kami tak perlu sampaikan di mana karena ini menyangkut keselamatan pengelola puskesmas,” ujar VY Manurung.

Selain kasus itu, ada juga soal sewa gudang penyimpanan Makanan Pengganti Air Susu Ibu (MP-ASI) yang berada di Komplek Whare House Amplas Jalan Pertahanan Patumbak Deliserdang. Pantauan wartawan, kondisi gudang itu terlihat kotor di sekitaran gudang sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas obat maupun makanan yang disimpan di gudang tersebut.

Diketahui, anggaran sewa gudang/Handling untuk makanan pengganti ASI itu bersumber APBN 2016 dengan nilai pagu Rp1.089.616.245 yang dimenangkan CV Pande Berlian Jaya.

Ini terindikasi sarat permainan. Lokasi pergudangan yang sama namun harga sewa tiap gudang berbeda. Sedangkan gudang di sekitarannya jauh di harga itu.

Namun sayang, Agustama Kepala Dikes Sumut yang berulangkali dikonfirmasi, belum memberi tanggapan. Disambangi ke kantornya di Jl HM Yamin Medan juga tak bisa ditemui. Pesan aktif via WhatsApp yang terkirim belum mendapat balasan hingga berita ini dilansir.

Penulis: Effendi Warmin
Editor: M Asril

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top