Korupsi

Aktivis Antikorupsi Korban Penembakan OTK di Belawan Meninggal Dunia

Muchtar Effendy tak lama usai ditembak OTK

Medan-Bumantara: Aktivis antikorupsi Muchtar Effendy, korban penembakan orang tak dikenal di Belawan meninggal dunia. Sampai detik ini, kasus penembakan yang terjadi Minggu 15 Februari 2015 itu tak pernah dituntaskan.

Informasi dihimpun wartawan, Muchtar yang juga Ketua DPD Angkatan Muda Melayu Indonesia (AMMI) Kota Medan menghembuskan nafas terakhir pada Senin (10/7/2017) di RS Mitra Medica Medan.

Munial Syaf, sahabat almarhum menerangkan Muchtar meninggal dikarenakan sakit yang dideritanya.

“Sakit angin duduk beberapa hari ini bang. Sebetulnya udah lama mendiang menderita sakit itu. Cuma selama ini mendiang kurang menghiraukan,” kata Munial.

Munial yang selama ini kerap melakukan gerakan antikorupsi bersama Muchtar mengatakan, saat ini jenazah Muchtar sudah berada di rumah duka Jalan Yong Panah Hijau Gang Melati, Kecamatan Medan Marelan.

“Insha Allah dikebumikan besok (Selasa 11 Juli 2017) sebelum Shalat Dzuhur,” kata Munial.

Saharuddin, rekan seperjuangan Muchtar juga menyampaikan turut berbelasungkawa.

“Banyak hal kita lakukan dan perjuangkan bersama. Ini kabar duka bagi aktivis pergerakan antikorupsi di Kota Medan. Kami juga prihatin karena sampai saat ini kasus penembakan Muchtar tak pernah terungkap dalangnya,” kata Saharuddin.

Muchtar Effendy diberondong tembakan empat orang pelaku, Minggu (15/2/2015) dini hari sekira pukul 01.30 WIB.

Kejadian itu terjadi di kediaman Ketua Gerbraksu, Saharudin di Jalan Pancing V, Gang Iman, Perumahan Permata Hijau Martubung dan langsung melarikan Muchtar ke RS Delima Martubung.

Aksi teror tersebut diduga kuat merupakan imbas dari beberapa pergerakan dilakukan Gerbraksu dan Muchtar menyoal dugaan korupsi di Sumut. Namun sayang, sampai saat ini kasus yang sudah dilaporkan ke Kapolri dan Komisi III DPR RI tersebut tak pernah dituntaskan.

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top