Diseminasi Survey Naaional Anti Korupsi digelar SAHdaR. Bumantara/Dian Gunawan

Medan-Bumantara: Pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah merupakan sektor yang paling banyak menyumbang kasus korupsi di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.

Hal itu terungkap dalam diseminasi Survey Nasional Antikorupsi dilakukan Sentra Advokasi Untuk Hak dan Pendidikan Rakyat (SAHdaR). Dalam diseminasi digelar Kamis (27/7/2017) di Aryaduta Hotel Medan itu, SAHdaR memaparkan hasil temuan tahun 2016.

Divisi Investigasi dan Monitoring Peradilan SAHdaR, Ibrahim memaparkan temuab itu berkorelasi dengan besarnya anggaran di SKDP Pemprovsu.

“Ketika anggaran yang sangat besar masuk pada SKPD-nya maka rangsangan penyelewengannya juga semakin tinggi,” jelas Ibrahim.

Disampaikan Ibrahim, berdasarkan hasil survei tersebut, di tahub yang sama terdapat 35 kasus pada sektor pengadaan barang dan jasa di Sumut.

Jumlah tertinggi terdapat pada bidang kesehatan, seperti pengadaan obat dan alat kesehatan sebanyak 47 persen. Angka itu diikuti bidang insfrastruktur seperti pengadaan jalan raya, lampu jalan, jembatan dan pembangunan gedung/aula sebanyak 35 persen.

“Serta sisanya terbagi secara merata di bidang lain seperti, pendidikan, pendapatan dan perpajakan,” terang Ibrahim.

Untuk sebaran kasus korupsi di Provinsi Sumut, hampir keseluruhan pemerintahan baik tingkat privinsi maupun Kabupaten/Kota mengalami masalah korupsi.

“Untuk sebaran daerahnya, hampir semua daerah dan kabupaten kota ada korupsinya,” ungkap Ibrahim.

Sedangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyumbang kasus korupsi terbanyak dengan persentasi 29 persen.

Disusul Pemkab Toba Samosir 21 persen, Pemkab Simalungun dan Labuhan Batu masing masing 14 persen, serta Pemkab Langkat dan Nias masing masing 11 persen.

“Menurut data tahun 2016 Pemprov Sumut paling banyak masalah korupsi,” kata Ibrahim.

Sebelumnya, Ibrahim juga menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat sebanyak 64 kasus korupsi yang telah disidangkan.

Yakni 62 kasus di antaranya disidangkan di pengadilan Tipikor PN Medan dengan total 130 orang terdakwa yang telah dipidana, dan 2 kasus lain disidangkan di PN Jakarta Pusat selama 2016.

Penulis: Dian Gunawan
Editor: Renggo

 

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top