Hajrul Aswat Siregar

Sipirok-Bumantara: Karut-marut soal keberadaan PLTA di Tapanuli Selatan harus segera dientaskan. Perusahaan diminta lebih komunikatif dengan masyarakat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi.

Demikian disampaikan caretaker KNPI Tapsel melalui bendahara Hajrul Aswat Siregar, Senin (23/10/2017).

Dikatakannya, Tapsel memiliki bermacam potensi alam yang sangat layak dikembangkan untuk menunjang pendapatan negara.

“Salah satunya adalah aliran sungai Batangtoru yang saat ini izin pemanfaatannya telah diberikan oleh pemerintah kepada PT NSHE untuk membangun PLTA berkapasitas 510 MW. Kota harap nantinya pemadaman listrik di Sumut bisa teratasi,” kata Hajrul.

Hajrul yang juga Anggota Dewan Kehutanan Sumut itu mengatakan, ke depan diharapkan perusahaan ini tentu akan merekrut tenaga kerja.

“Dan kami harap pihak perusahaan merekrut sebanyak-banyaknya tenaga kerja lokal minimal 75% terutama dari desa-desa sekitar perusahaan,” ujar mantan pengurus Badko Hmi sumut periode 2008-2010 ini.

Belum lama ini terdengar kabar tuntutan dan demonstrasi warga kepada PT HNSE.

“Kepada masyarakat kami sampaikan, kita harus banyak bersyukur, ganti rugi yang diberikan oleh PT NSHE sekira Rp80 juta perhektar adalah harga yang cukup fantastis, jangan kita anggap kecil. Karena sesungguhnya harga tanah di daerah kita masih sangat jauh dibawah harga yang perusahaan berikan,” kata Hajrul.
Hajrul mengimbau kepada para pemuda di Tapsel agar tidak terpancing provokasi.

“Sudah banyak kejadian di berbagai daerah di Indonesia, aktivis mengajak masyarakat berjuang seolah memperjuangkan hak mereka namun di ujung perjuangan masyarakat tidak dapat apapun alias tergadaikan,” kata Mantan Pengurus BEM USU itu.

Dia juga mengimbau agar mengedepankan komunikasi kepada para pihak.

“Daerah ini adalah daerah beradat, komunikasi yang baik akan lebih baik daripada tindakan refresif yang akan merugikan kita semua,” kata Hajrul.

Pihaknya juga meminta kepada perusahaan agar membantu masyarakat sekitar dalam meningkatkan pendapatan mereka dengan berbagai program, seperti pertanian, peternakan, perikanan dan lainnya.

“Sehingga dampak langsung hadirnya PLTA dapat dirasakan oleh masyarakat. Dan kita juga mengajak pemuda angkatan kerja di Tapsel mempersiapkan skill masing-masing,” kata tokoh pemuda sidapdap, Saipar Dolok Hole tersebut.

editor: Renggo

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top