Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) Trimedya Panjaitan dan Ketua PGSI Sumut Rajamin Sirait SE foto bersama usai membentuk tim teknis untuk mengkaji persiapan gulat di Hotel Century Jakarta, Selasa (16/01/2018).Bumantara-ist

Medan – Bumantaranews – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) Trimedya Panjaitan pun langsung merapatkan barisan guna membentuk tim teknis untuk mengkaji persiapan gulat di Hotel Century Jakarta, Selasa (16/01/2018).

Selain menargetkan dua medali emas pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Beban tersebut guna menopang kontingen Indonesia masuk 10 besar dalam perolehan medali pesta olahraga se-Asia itu.

Pertemuan itu sekaligus ditandatanganinya memorandum of understanding (MoU) tentang anggaran Pemusatan Latihan Nasional Asian Games 2018 sebesar Rp 7,8 miliar.

“Kami sudah membentuk tim teknis yang beranggotakan empat orang untuk mengkaji segala permasalahan persiapan menuju Asian Games 2018. Termasuk menilai apakah target dua emas dari pemerintah itu realistis atau tidak?,” Ujarnya Trimedya

Trimedya yang juga masih aktif sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu bersama dengan formatur juga menyusun kepengurusan PP PGSI 2018-2022. Didampingi anggota formatur Agus Pebrianto, Andreas Budi Wihardjo, Rajamin Sirait, dan Steven Setiabudi Musa.

Lanjut Trimedya, dirinya mengatakan ketua harian ada tiga antara lain Juniver Girsang dan Agus Pebrianto. Sementara itu, Gusti Randa ditetapkan sebagai manajer timnas gulat untuk Asian Games 2018. Selebritis yang juga pengacara itu juga dipercaya memegang jabatan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PGSI.

Dia mengungkapkan akan kebut menggelar rapat maraton. Tadi rapat formatur di Hotel Century, setelah itu ke sekretariat PP PGSI di lantai 8 Gedung KONI Pusat. Kamis (25/01/2018) pekan depan, rapat pleno pertama di Medan.

“Kita dari tim akan rapat di Medan membahas masalah itu. Ini rapat pertama kepengurusan yang baru. Kalau rapat menilai anggaran itu realistis untuk target dua emas maka kita akan berusaha maksimal mungkin untuk meraih itu. Jika tidak, tentunya akan diupayakan bagaimana mengatasinya,” terangnya

Politisi Partai berlambang banteng ini mengaku sangat mendukung keputusan pemerintah dalam masalah anggaran tersebut. Ini tentu sesuai dengan kemampuan Negara. Dirinya dan tim yang dibentuk tidak mempermasalahkan hal itu karena dia mendukung program pemerintah.

Dia sangat berharap dan terus mengingatkan kepada seluruh pengurus PGSI untuk tidak main-main menggunakan dana Pelatnas yang berasal dari uang rakyat itu.

“Saya tidak ingin ada masalah hukum terkait penggunaan anggran ini. Bukan itu juga, uang rakyat harus dipakai untuk keharuman nama bangsa dan Negara di pentas olah raga Asian Games,” ucapnya penuh semangat.

 

Menanggapi permintaan tersebut, Ketua PGSI Sumut Rajamin Sirait SE memastikan beroptimal target tersebur tercapai.

 

“Kita sangat bangga dan apresiasi buat suport yang kesampaikan ketua PGSI Pusat. Dukungan tersebut menambah semangat para atlir untuk bertarung. “Ujarnya Selasa (16/01/2017).

Selain itu,lanjut Rajamin yang juga tokoh masyarakat Sumut ini  berjanji bagi atlit jika mampu melihat target, akan ada bonus besar serta beasiswa khsusus nantinya diberikan.

“kita pastikan,bonus besar serta beasiswa menanti para atlit nantinya jika melampui target tersebut, “tegasnya.

 

Penulis : Ajie Lingga

Editor : Edi Tamba

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top