Aksi Himmah di dprd sumut. Foto/dian g

Medan-Bumantara: Pimpinam Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliah (HIMMAH) Sumatera Utara menggelar aksi di Kantor DPRD Sumut Kamis (22/2/2018).

Dalam orasinya mereka mempertanyakan kasus terkait keputusan Mahkamah Agung mengenai eksekusi lahan register 40 Perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan yang terletak di Kabupaten Padang Lawas seluas 23.000 hektar dan di Padang Lawas Utara seluas 24.000 hektar.

Hingga saat ini belum dilaksanakan eksekusi terhadap lahan tersebut.

“Kami menduga adanya gratifikasi antara antara penegak hukum dan pemerintah oleh perusahaan yang menguasai lahan tersebut yang diperkirakan merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah,” sebut Kordinator Aksi Abdul Razak Nasution.

Sehubungan dengan hal itu, dalam aksi ini HIMMAH Sumut menyuarakan mendukung pemerintah yang dalam hal ini Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk segera mengeksekusi lahan register 40 tersebut guna mengembalikan perekonomian negara.

“Kami mendukung upaya KLHK yang berkordinasi dengan KPK menuntaskan kasus tersebut. Makanya kami menyuarakan aksi ini agar DPRD Sumut menyampaikan aspirasi ini,” kata Razak.

Selanjutnya, masa aksi juga meminta DPRD Sumut segera membentuk Pansus untuk menangani persoalan lahan yang berada di Padang Lawas dan Padang Lawas Utara tersebut.

“Kami menantang DPRD membentuk tim khusus untuk mengusut persialan ini,” katanya.

Nezar Djoeli menerima aksi mahasiswa

Menanggapi aspirasi massa yang hadir, Ketua Komisi A DPRD Sumut H.Nezar Djolie ST mengatakan segera membawa tuntutan masa aksi kepada Ketua DPRD Sumut agar segera ditanggapi.

“Saya akan mendesak pimpinan DPRD Sumut agar apa yg menjadi aspirasi kita pada saat ini, agar bisa dibentuk pansus mengenai persoalan ini. Kami sebagai pimpinan Komisi A DPRD Sumut akan segera membentuk Pansus terkait register 40 ini,” ujar Politisi NasDem tersebut.

Reporter: Dian G

Editor: Renggo

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top