aksi di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Sumut, Kamis (22/2/2018), elemen mengatasnamakan LSM Pemantau Aparatur Pejabat Negara (Penjara) mendesak korps Adhyaksa menuntaskan kasus diduga menyeret Mantan Sekda Kota Padangsidempuan. tersebut.

 

Medan-Bumantaranews: Elemen rakyat mempertanyakan kembali kasus dugaan korupsi mantan Sekda Padangsidimpuan, Dr Sarmadan Hasibuan.

Menggelar aksi di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Sumut, Kamis (22/2/2018), elemen mengatasnamakan LSM Pemantau Aparatur Pejabat Negara (Penjara) mendesak korps Adhyaksa menuntaskan kasus tersebut.

Kordinator Lapangan, Ridho Suwarno dalam orasinya menyampaikan pihaknya berukangkali mempertanyakan kasus Sarmadan Hasibuan. Namun seolah kasus tersebut tak kunjung dituntaskan.

Ridho menjelaskan, ada sejumlah kasus yang diduga menjerat Sarmadan yang kini menjadi Pj Walikota Sidimpuan tersebut.

Di antaranya, terlibat dugaan penggelapan uang kas Pemerintah Kota Padang Sidimpuan senilai Rp5 miliar.

 

 

Teks foto: Massa Aksi LSM Penjara Medan saat memberikan statemen di depan Kasipenkum Kejati Sumut.

 

Kemudian dugaan korupsi dana MTQ yang dilaksanakan di Padang Sidimpuan tahun 2005/2008.

“Serta dana hibah Persatuan Sepak Bola Kota Padang Sidimpuan dan dugaan pengalihan gaji 14 PNS yang tidak ditampung APBD,” urai Ridho.

LSM Penjara juga menyinggung soal dugaan mengakali anggaran Pilkada 2008 sewaktu Sarmadan menjadi Sekda Sidimpuan.

Menanggapi aksi ini Kasi Penkum Kejati Sumanggar mengatakan dirinya menerima dan akan menyampaikan aspirasi masa aksi kepada Kepala Kejati Sumatera Utara.

“Saya atas nama Kejati Sumatera Utara berterima kasih atas aspirasi yang disampaikan dan selanjutnya saya sampaikan kepada pimpinan,” katanya.

Selanjunya, Sumanggar berharap pengawalan kasus ini tidak hanya sampai pada tahap ini saja.

 

 

Teks foto: Kaspenkum KejatI Sumut  Sumanggar saat berdialog dengan massa.

 

Kepada masa aksi dia meminta jika ada bukti-bukti ataupun dokumen terkait untuk dapat dilaporkan ke pihaknya dan memberi ruang kapada siapapun yang hendak melakukan audiensi.

“Memang tidak gampang untuk mendapatkan bukti-bukti, tapi saya harap akan kita terus ada kordinasi, jangan segan-segan,” sebutnya.

 

Editor : Syarief

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top