Teks foto: Padian Sdi Siregar. Red

Medan-Bumantaranews : Pengamat Kebijakan Sumatera Utara, Padian Adi Siregar mengingatkan  bahwa terkait lelang jabatan untuk Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) dinilai sarat balas jasa Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dalam menyelamatkan orang-orang dekatnya.

“Untuk itulah, kepada tim seleksi kita harap melakukan seleksi dengan baik, jangan ada kecenderungan yang muncul bahwa orang yang lolos adalah upaya balas jasa dari Gubsu dalam menyelamatkan pejabat loyalisnya,” kata Padian kepada wartawan, Minggu (11/03/2018) di Medan.

Menurut Padian, wajar saja muncul kecurigaan untuk melakukan politik balas jasa terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai sangat dekat dengan Gubsu. Karena evaluasi yang dilakukan pasca Gubsu tidak ikut bertarung dalam Pilgubsu 2018, kecederungan yang terjadi mengangkat orang dikenal sebagai “Ring 1” yang secara administrasi lolos tetapi secara kapasitas dan integritas adalah cacat.

Sikap arogan Gubsu,dengan meloloskan “Not Right Man, Not Right Place” erat kaitan dengan gagalnya ikut Pilgubsu 2018. Bisa saja dia panik menyelamatkan “Tim Sukses” nya sebelum berakhir masa jabatan Juni 2018.

Khusus untuk lelang jabatan Sekda Pemprovsu, modus operandi yang sama juga akan dilakukan Gubsu bahwa proses lelang jabatan diduga hanya sebagai formalitas, sementara sudah diketahui  siapa yang bakal lolos.

“Kita sebut saja, lima nama pertama memiliki peluang untuk diloloskan sedangkan lima terakhir hanya pelengkap saja agar seolah-olah Gubsu melakukan seleksi yang transparan tetapi faktanya ‘Nol Besar’,”ungkapnya.

Lebih lanjut, dari sisa jabatan Gubsu yang tinggal hitungan bulan harus mengakhiri masa jabatan dengan baik, termasuk untuk jabatan sekda, ditegaskan Padian, harus benar diberikan pada orang yang layak membantu tugas Gubsu yang baru.

“Jangan malah Gubsu mengalami “post power sindrom” yang ingin tetap berkuasa dengan menetapkan sekda, karena kedekatan semata bukan pada pengalaman birokrasi dan integritas yang mampu membina PNS dilingkungan Pemprovsu,” ucapnya kembali.

Selain itu Gubsu harus mengangkat Sekda yang memiliki masa jabatan di atas 2 tahun, agar konsolidasi birokrasi dapat berjalan dengan baik nantinya. Sehingga pekerjaan Gubsu yang baru nanti tidak direpotkan lagi dengan seleksi Sekda, karena jabatan Sekda sekarang ini singkat.

Penulis : Otti Batubara
Ediror : Syarief

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top