Daerah

Terulang, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution Sentil Retail Indohome

Medan-Bumantaranews: Pengawasan dan pertiban terhadap kendaran bermotor yang kerap parkir di trotoar dan badan jalan terus dilakuan Pemerintah Kota Medan.

Hal tersebut terlihat melalui akun media sosial facebook Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution pada Senin (12/03/2018) mengunggah 3 foto penggusuran kendaraan retail indohome yang parkir di trotoar seputaran jalan Balai Kota Medan.

“Hari ini mobil retail indihome, diposisi yg sama dengan mobil BK 83 kemarin.”Tulisnya singkat sembari menuliskan plat merah diketahui milik Kepala Biro Pembangunan Provinsi Sumatera Utara.

Dalam akun tersebut, terlihat dua foto yang menunjukkan upaya penggusuran dan penindakan yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota bersama Satuan Lalulintas (Satlantas) Kota Medan terhadap kendaraan retail indihome tersebut.

Terpisah, dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat menjelaskan kronologis penertiban tersebut.

“Lokasi penertiban tersebut sama dengan lokasi mobil plat merah yang parkir kemarin. Kepala Bidang Penertiban dan Penindakan langsung ke lokasi bersama jajaran Satlantas Kota Medan”Ujarnya.

Diakuinya, kejadian tersebut kerap terulang di beberapa titik sepuataran jalan Kota Medan. Meskipun berulang kali telah dilakukan penindakan pengempesan, penarikkan kendaran bahkan penggembokkan masih saja ada oknum-oknum yang nakal melakukan pelanggaran.

 

Ironisnya, dampak penertiban tersebut kerap berbuah protes hingga pembenturan. “Kita sering menuai serangan saat melakukan penindakan. Mudah-mudahan sanksi moral berupa publikasi ini menjadi efek jera dan sadar terhadap para oknum-oknum yang masih melakukan pelanggaran”jelasnya.

Perlu di pahami, lanjut Rendward memaparkan, keberadaan trotoar sudah jelas diatur dalam Undang-Undang No. 38 tahun 2004 tentang jalan yang me­nyatakan bahwa trotoar diberikan untuk pejalan kaki.

Kemudian Pemko Medan menguat­kan lagi dengan Perda No. 31 tahun 1993 tentang pemakaian badan jalan. Ditambah lagi dengan lahirnya surat Walikota Medan No.54/SK/1994 tentang larangan berjua­lan dan meletak­kan barang dagangan di atas jalan umum, trotoar, kaki lima dan parit umum da­lam daerah kota Medan.

Dalam per­ja­lanannya kemudian, sambung Remward, Pemko Medan me­­nerbitkan juga Peraturan Walikota (per­wal) No. 9 tahun 2009 tentang larangan mendirikan bangunan permanen atau sementara di atas badan jalan, trotoar, drainase dan garis sepadan sungai untuk ber­jualan atau berdagang dan tempat ting­gal lainnya .

“Kita sudah membuat rambu-rambu larangan. Mohon di patuhi dan kita sadari bersama trotoar atau fasilitas umum lainnya digunakan sesuai fungsinya.”Himbaunya.

Terpisah, saat ditelusuri mengenai kepemilikkan kendaraan retail indohome mengenai dugaan adanya permainan oknum ‘nakal’yang menyewakan tempat, belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan.

Editor : Edi S Tamba

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top