Daerah

Persatuan Batak Islam Sumut Sesalkan & Prihatin Insiden Bom di Surabaya

Medan-Bumantara: Keluarga Besar Persatuan Batak Islam (PBI) Sumatera Utara (Sumut) menyesalkan, prihatin, mengecam dan mengutuk keras serangan bom di tiga gereja di Surabaya, Jatim, termasuk serangan bom di Mapolrestabes Surabaya , Senin (14/5) pukul 08.50 WIB.

Hal itu tegas disampaikan, Ketua PBI Sumut H Baharuddin Siagian SH MSi kepada wartawan mengatakan, apapun motif dan latar belakangnya, serangan bom di Surabaya tersebut tidak bisa ditolerir. Sehingga pihaknya sangat menyesalkan dan prohatin.

“Segala macam tindakan menggunakan kekerasan, apalagi yang mengatasnamakan agama dengan cara menebarkan teror, kebencian, dan kekerasan bukanlah ciri ajaran Islam yang rahmatan lil alamin,” katanya yang juga Ketua Dewan Penasihat DPW Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sumut.

“Islam mengutuk segala bentuk kekerasan. Bahkan tidak ada satu pun agama di dunia ini yang membenarkan cara-cara kekerasan dalam kehidupan,” tandasnya, yang sehari-hari dikenal selaku Kadispora Sumut.

 

 

Teks foto : Keluarga Besar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Batak Islam (PBI) Provinsi Sumatera Utara diketuai H Baharuddin Siagian MSi menyalurkan bantuan untuk para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung.Bumantara-ist

 

PBI, Lanjut Bahar yang juga Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila DPW Sumut ini juga menyatakan dukungannya penuh kepada aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.

“Gerakan terorisme sudah semakin sedemikian merajalela, maka diperlukan penanganan khusus yang lebih intensif dari pelbagai pihak, utamanya negara melalui keamanan,” ujarnya.

Kepada seluruh warga Indonesia, khususnya umat Islam dan umat beragama lainnya di Sumut, kata dia, pihaknya meminta semuanya untuk menahan diri, tidak terprovokasi serta terus menggalang solidaritas kemanusiaan, sekaligus menolak segala bentuk kekerasan. Juga diharapkan jangan menyimpulkan sendiri-sendiri terhadap peristiwa ini termasuk modusnya melainkan tetap bersikap tenang untuk menjaga Sumut tetap kondusif.

“Siapa pun tidak menginginkan kejadian ini, apalagi sampai menimbulkan korban banyak jiwa. Apalagi dalam ajaran Islam, membunuh satu orang saja pun sangat tidak dibenarkan dan sangat besar pertanggungjawabannya,” Kata Bahar.

Disisi lain, selaku Kadispora Sumut serta Ketua Dewan Pembinan DPW Korps Indonesia Muda ( KIM) Sumatera Utara, Bahar uddin juga mengimbau generasi muda dan para pemuda Sumut dewasa dan arif menyikapi kejadian ini, dengan tetap mengedepankan upaya menjaga suasana kondusif meski kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

Masyarakat Indonesia juga dihimbau agar tidak terpecah belah oleh upaya-upaya provokasi dengan kekerasan yang menyasar tempat-tempat ibadah.

“Tunjukkan bahwa masyarakat tidak takut dan mampu bergandeng tangan mengatasi aksi intoleransi, radikalisme, dan terorisme,” tambahnya sembari kembali mengajak semua pihak menghayati jiwa, semangat dan nilai-nilai Pancasila yang antara satu sila dengan sila lainnya saling terkait.

 

Editor : Syarief H

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top