Daerah

Satu Peserta Tersangkut Kasus Hukum, Lelang Jabatan Kadiskanla Sumut Dihentikan, Ada Apa?

Teks Foto : Surat pengumuman tentang lanjutan lelang jabatan di Dinas Kelautan dan Perikanan ProvinsI Sumut. Bumantara- ist

Medan-Bumantara: Munculnya surat edaran pengumuman pemberhentian pelaksanaan lelang jabatan di Dinas Kelautan dan perikanan Sumut dalam surat Pengumuman Lelang Jabatan Nomor: 011/SPJPTP/V/2018 tentang peserta yang berhak mengikuti seleksi lanjutan pada Senin pekan depan menuai sorotan elemen masyarakat.

Pasalnya, salah satu poin pada surat penguman tersebut disebutkan, peserta seleksi jabatan Kepala Dinas Kelautan dan perikanan tidak diikutsertakan dalam tahapan akhir, penulisan makalah dan wawancara .

Karena pada saat tes psikometri hanya diikuti dua peserta dinilai keliru dan terkesan berbau kepentingan.

“Kami sayangkan, dalam seleksi adsminitrasi di tahap pertama diakui dan diumumkan 4 nama calon peserta yang masuk mengikuti tahap selanjutnya atau ke II. Tapi kenapa dijadikan alasan peserta tidak mencukupi, seakan tidak mengakui hasil seleksi pertama (I) yang mereka umumkan”Ujar Ketua Umum Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) Sumatera Utara (Sumut) Fahrul Harahap, Jumat (18/05/2018).

Dipaparkan Fahrul, Surat pengumuman tertanggal 17-05-2018 yang ditandatangani Sekda Sumut Ibnu Utomo selaku Ketua Timsel dan Pengumuman Lelang Jabatan Nomor: 011/SPJPTP/V/2018 tentang peserta yang berhak mengikuti seleksi lanjutan pada Senin pekan depan.

Pada surat itu disebutkan alasan tidak berlanjutnya lelang jabatan Diskanla Sumut karena hanya diikuti dua peserta. Sehingga tidak memenuhi ketentuan Permenpan No 13 tahun 2014.

“Padahal peserta lelang jabatan Diskanla yang lolos seleksi awal atau seleksi administrasi, sesuai pengumuman nomor: 006/SPJPTP/V/2018″ Tegasnya.

Ironisnya, kata Fahrul, memang diantara dari ke 4 peserta tersebut diketahui sedang mengalami musibah tersangkut kasus hukum.

Adapun nama salah seorang peserta lelang tersebut yaitu Jonedy Tua Saragih, yang lolos seleksi tahap pertama dalam lelang jabatan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Kadiskanla) Sumut akan tetapi tak hadir pada seleksi tahap kedua.

” Sudah jelas, ketidakhadiran Jonedy Tua Saragih karena terhalang kasus hukum diduga menjeratnya. Proses pengguguran calon yang diterapkan, kenapa justru berimbas pada calon lainnya sehingga proses lelangnya di hentikan”Tanya Fahrul.

Disinilah, lanjut Fahrul menyesalkan, adanya dugaan “permainan tingkat tinggi”, atau bisa juga disebut permainan kotor jegal menjegal.

Diduga seorang Petinggi Pemprov Sumut sudah menerima “sogokan” dari seorang calon peserta yang gagal. Sehingga harus membatalkan lelang jabatan Kadiskanla dengan dalih aturan.

“Padahal sesuai aturan sudah terpenuhi syarat-syaratnya sejak awal pengumuman seleksi berkas. Salah seorang yang terseret hukum kenapa lelang yang dihentikan, ada apa? “Pungkas Fahrul mempertanyakan.

Penulis : Edi Tamba

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top