Medan

Besok, Saharuddin Demo Kantor Gubsu Menyoal Tragedi KM Sinar Bangun

Medan-Bumantara: Tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba banyak menyisakan persoalan.

Salahsatu yang paling disorot yakni pemberhentian pencarian korban dan dana bantuan publik untuk korban kapal nahas 18 Juni 2018 tersebut.

Atas persoalan itu, Gerakan Rakyat Berantas Korupsi Sumut (Gerbraksu) menjadwalkan menyampaikan aspirasinya ke Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (31/7/2018).

Kepada wartawan, Senin (30/7/2018), Kordinator Gerbraksu Saharuddin menilai persoalan tragedi KM Sinar Bangun ditengarai karena lemahnya pengawasan dan regulasi.

“Tentu saja hal itu berdampak pada dugaan korupsi sistemik,” ujar Saharuddin.

Di sisi lain, proses pencarian korban dan adanya sumbangan pihak ketiga untuk korban yang mengalir ke rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut mesti diungkap ke publik tentang jumlah dan penggunaannya.

“Untuk memastikan transparansi itu, kami menjadwalkan menyampaikan aspirasi ke Kantor Gubsu, DPRD Sumut, BPBD Sumut pada Selasa atau besok,” kata Saharuddin.

Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan pada aksi tersebut. Pertama, soal transparansi penggunaan biaya pencarian korban KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba.

“Kami juga menuntut penuntasan proses hukum pelanggaran regulasi berdampak korup,” tegas Saharuddin.

Tuntutan lainnya, sambung Saharuddin, tentu saja soal evakuasi korban KM Sinar Bangun yang mutlak harus dilanjutkan.

“Dalam kesempatan ini kami juga mendesak klarifikasi pihak terkait soal dampak keramba jaring apung PT Aquafarm,” tukas Saharuddin.

Editor: Rakyat Asril

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top