Medan

‘Gubsu Harus Evaluasi Pengangkatan Pejabat di Biro  Humas’

Medan-Bumantara: Menyikapi pemberitaan miring terkait  pengangkatan pejabat di Biro Humas Pemprovsu, kalangan elemen masyarakat mendesak agar Pemerintah Sumatera Utara segera  melakukan evaluasi. Pernyataan itu, disampaikan Ketua LSM BARAAPI Dhani Damanik di kantor Gubernur Sumut, Jum’at (7/8/2018).

Menyikapi hal tersebut, seiring dengan apa yang disampaikan kalangan legislatif yang mengkritik keras terkait pengangkatan pejabat tersebut dikhawatirkan mempertajam kesenjangan di kalangan ASN Pemprovsu, sehingga melemahkan kinerja masing-masing ASN.

Sedangkan kalangan legislatif di DPRD Provinsi Sumatera Utara menilai pengangkatan beberapa pejabat Eselon III di lingkungan Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut  tidak wajar yang berpotensi menurunkan semangat kerja di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersangkutan.

“Pergeseran pejabat di organisasi perangkat daerah merupakan hal biasa, tetapi harus mengacu kepada hasil uji kompetensi yang transparan dan bebas dari kepentingan pihak atau oknum pejabat manapun,” kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut, Muchrid Nasution kepada pers di Medan.

Muchrid Nasution menyatakan hal tersebut menjawab pertanyaan seputar pengangkatan beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Sumut, terutama di Biro Humas di masa kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi, sedangkan sebagai kepala Biro Humas Drs. Ilyas Sitorus MPd.

Disebutkannya, salah satu keputusan pengisian jabatan di Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut yang disinyalir rancu dan perlu dievaluasi adalah pengangkatan ASN dengan pangkat/golongan III-d Harvina Zuhra menjadi Kabag Pelayanan Media dan Informasi.

Sementara itu, Ilona Anggeriani S.STP, MAP dengan pangkat/golongan IV-a justru menduduki posisi sebagai Kasubag Pelayanan Media di OPD yang sama.

“Berdasarkan data yang saya peroleh, banyak ASN golongan III di Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut yang berstatus sebagai staf biasa,” paparnya.

Keputusan menempatkan ASN yang terkesan tidak profesional ini, kata Muchrid, dapat dipastikan akan membuat suasana kerja antar sesama ASN di OPD itu tidak kondusif.

Seharusnya, pergeseran pejabat harus mengacu kepada kredibilitas seseorang dan penyegaran tugasnya, sehingga pejabat yang baru jangan hanya melakukan pekerjaan rutinitas.

Ia memastikan pola kerja OPD yang menerapkan rutinitas hanya akan menghabiskan anggaran tanpa menghasilkan dampak positif atau manfaat bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah dan masyarakat Sumut.

Karena itu ia mendesak Gubernur Sumut terpilih segera mengevaluasi keputusan pengangkatan sejumlah pejabat yang diperkirakan melalui jenjang yang tidak wajar tersebut.

Ia mendukung visi misi “Sumut Bermartabat” yang akan dilaksanakan oleh Gubernur Sumut terpilih Edy Rahmayadi bersama wakilnya Musa Rajekshah untuk lebih selektif mengangkat setiap pejabat di masingg-masing OPD, termasuk di Biro Humas.

“Kami mendukung penggantian pejabat jika terbukti tidak kompeten dan inovatif,” ujarnya.

Hal itu bertujuan untuk terwujudnya  peyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien serta sebagai langkah penyegaran.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sumut, Kaiman Turnip membenarkan beberapa pejabat di lingkungan Biro Humas dan Keprotokolan Provsu Sumut dengan pangkat/golongan yang lebih rendah membawahi sejumlah ASN yang pangkat/golongannya lebih tinggi setelah diangkat menduduki jabatan eselon III.

“Keputusan tersebut mengacu kepada “merit system” dan tidak bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,” tambahnya.

Sementara itu, Ka.Biro Humas Setdaprovsu Drs. Ilyas Sitorus saat akan dikonfirmasikan tidak berada di ruang kerjanya, begitu juga Kabag Humas dan Keprotokolan Dra. Indah Dewi Kumala tidak terlihat berada diruang kerjanya.

Editor: Renggo

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top