Medan

Hadiri Undangan GHCF 2016, Walikota Medan Naik Jet Pribadi

Teks Foto: Surat izin keberangkatan Walikota Medan ke Taiwan September 2016 dan foto dokumentasi acara GFCF 2016.Bumantara-Documen

Medan-Bumantara: Dugaan gratifikasi keberangkatan Walikota Medan Dzulmi Eldin ke Taiwan pada 6 september 2016 menggunakan jet pribadi kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, berdasarkan surat izin yang di ajukan Walikota Medan untuk keberangkatan pada bulan september 2016 diperuntukkan menghadiri undangan Global Harbor Cities Forum

(GHCF), dengan segala fasilitas dan biaya ditanggung panitia acara.

Sementara, informasi yang beredar dan sempat viral, Kabag Umum Andi Syahputra yang memajang foto keberangkatan serta suasana didalam sebuah jet pribadi.

 

Teks Foto: Foto Dokumentasi Walikota Medan Dzulmi Eldin ketika berada di Taiwan RRC

 

Tampak terlihat Walikota Medan didalam jet pribadi bersama diduga petinggi pengusaha podomoro City Deli Medan.

Menjadi pertanyaan publik, apakah kaitan pengusaha tersebut turut mendampingi Walikota Medan?

Ironisnya, sampai hari ini belum ada penjelasan terkait menganai keberangkatan Walikota Medan menggunakan jet pribadi tersebut, serta keterlibatan pengusaha Podomoro City sehingga memberikan fasilitas jet pribadi.

Teks Foto: Walikota Medan berada disuatu ruangan pertemuan. Berdasarkan izinnya, Walikota menghadiri acara GHCF 2016.

 

“Ini izinnya, kalau soal Gratifikasinya saya no coment. Untuk soal pejabat publik, kita sarankan Kabag Humas harus transparan serta mematuhi Undang-undang tentang Keterbukaan Informasi Publik” Ujar Kapuspen Mendagri Bahtiar sembari mengirimkan surat izin Walikota Medan, Selasa (6/11/2018) melalui komunikasi Whatsapp.

Dipaparkan mantan Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini, soal gratifikasi ada penegak hukum yang bertugas, yang pasti izinnya sudah diperoleh.

“Ini izinnya ya”jelasnya Bahtiar sembari menyarankan agar mempertanyakan ke KPK jikalau sudah dilapor.

Teks Foto : Laporan Gerbraksu ke KPK terkait dugaan gratifikasi jet gate walikota medan.

Disinggung kepadanya, mengenai sikap Kabag Humas Pemko Medan yang sampai saat ini belum memaparkan secara detail mengenai persoalan keberangkataan Walikota Medan ke Taiwan pada bulan september 2016, serta kaitan penggunaan pesawat jet pribadi.

Bahtiar menyayangkan, serta menegaskan, perlunya kesadaran terhadap pejabat publik terhadap pentingnya fungsi dan manfaat UU KIP.

“Bangun negara bukan sendiri-sendiri. Harus bersama seluruh elemen. Jadi kita sayangkan, jika UU KIP terkesan di abaikan”Tegasnya.

Terpisah, Kabag Humas Pemko Medan Rasyid Ridho yang kerap dikonfirmasi sejumlah wartawan ke kantornya tidak berhasil ditemui.

Diketahui stafnya, pejabat tersebut sedang sakit. “Sakit, terkilir. Jadi ga masuk”ujar seorang pegawai diruangan Humas tersebut.

Dilanjutkan upaya konfirmasi melalui komunikasi selular milik pribadinha di no 0813 7687 3xxx, tersambung. Akan tetapi tidak diangkat. Dilayangkan pesan singkat hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari humas.

Penulis : Edy

Editor : Syarief

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top