Medan

Tolak Kenaikan UMP 2019 Sebesar 8,3 Persen, Buruh Geruduk Kantor Gubsu

Teks Foto: Serikat Buruh APBD Sumut ketika berunjukrasa di depan kantor Gubernur Sumut, Selasa (6/11(2018)Jalan Diponegoro No 31.Bumantara-Doc

Medan-Bumantara : Ratusan massa buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja/Buruh Daerah Sumatera Utara (APBDSU) geruduk kantor Gubsu di Jl Diponegoro Medan, Selasa (6/11/2018).

Massa buruh yang tergabung dari berbagai organisasi buruh ini menolak kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2019 yang telah ditetapkan pemerintah sebesar 8,03 persen.

Dalam orasinya di depan pintu masuk kantor Gubsu, buruh meminta gubernur untuk menyampaikan rekomendasi kepada presiden untuk mencabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Pimpinan aksi Natal Sidabutar SH dalam orasinya menegaskan, kenaikan UMP yang hanya sebesar  8,03 persen sangat tidak sesuai dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

Buruh di Sumut mendesak pemerintah menaikkan UMP sebesar 20-25 persen per bulan atau UMP Sumut berkisar Rp2,9 juta per bulannya. Sedangkan kenaikan UMP 2019 sebesar 8,03 persen hanya berkisar 2,4 juta/bulan.

Aksi buruh ini membuat jalan di depan kantor gubsu macet. Hingga pukul 14.00 Wib buruh masih menggelar aksi sehingga kantor gubsu dalam penjagaan aparat polri dan satpol pp.

Penulis : Otti Batubara

Editor : Syarief

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top