Nasional

Tingkatkan Keamanan Pemilu 2019, Tim Mabes Polri Perkuat Polisi Berseragam

Teks Foto: Dirpam Obvit Polda Sumut Kombespol H Heri Subiansauri foto bersama tim Mabes Polri usai makan malam di Jimbaran Resto Jalan Patimura. Bumantara-ist

Medan-Bumantara:Dalam rangka pengamanan menjelang Pemilihan Umum (pemilu) Presiden dan Wakil Presiden, pihak Kepolisan lebih mengetatkan keamanan. Salah satu contohnya, saat ini Kepolisian Republik Indonesia sudah menjalankan kegiatan patroli. Patroli ini juga bukan sekedar hanya berjalan mengendarai mobil ataupun sepeda motor mengelilingi kota, Minggu (2/12/2018).

Kali ini patroli daoat dirasakan lebih oleh masyarakat, yang sifatnya lebih mendekatkan diri kepada warga. Pendekatan ini bertujuan untuk melakukannya pencegahan terhadap terjadinya konflik ataupun perpecahan atau pengkotak-kotakan di tengah masyarakat.

Badan Pemeliharaan Markas Besar (Mabes) Polri Komisaris Besar (Kombes) Pol Drs Aridan J Roeroe menyampaikan, saat ini pihak keamanan sebagai petugas lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Prihal ini juga dalam rangka pengamanan menjelang pemilu.

“Sekarang ini Polri sebagai Monitoring evaluasi, dan eksistensi. Ini juga ada di program pemerintahan. Yang menjadi perhatian di kami, itu adalah dalam rangka pengamanan pemilu 2019. Khusus di korps Sabhara kita dikenal sebagai Polisi berseragam,” kata dia, Kepada wartawan.

Bila diketahui dahulunya, polisi mendatangi masyarakat itu dengan menyamar atau sedang melakukan pengintaian. Tetapi dari penjelasan dirinya, saat ini Polisi dengan seragam lengkap akan hadir di tengah-tengah masyarakat, baik itu tempat nongkrong ataupun berkumpulnya warga.

“Fokus perhatian kita pada pemilu 2019 dulu. Kita juga mengahdirkan sebanyaknya polisi di tengah masyarakat. Ada tiga bidang yang dikerjakan, Samapta, bidang pengamanan Objek Vital dan bidang Kepolisian Sapwa,” katanya.

Ada lima kegiatan patroli yang gagas oleh Mabes Polri dan saat ini sudah berjalan di daerah-daerah lain di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Aridan juga mengatakan, setelah berjalan ini, pencegahan kami harpakan lebih cepat sampai pada masyarakat. Pencegahan yang dimaksud dengan mendatangi lokasi kejadian apabila langsung mendapatkan kabar bahwa sedang terjadi peristiwa.

“Ada lima kegiatan patroli Berjalan dengan mengendari sepeda motor atau mobil, Berhenti dan untuk Berbicara kepada masyarakat, melakukan Pengamatan apabila akan terjadinya peristiwa, lalu buat Kesimpulan. Kepolisian ingin melaksanakan kegiatan pencegahan terhadap berbagai peristiwa-peristiwa masyarakat. Kami memberi perhatian dua pokok secara nasional, pertama adalah kami melihat bahwa polisi harus lebih cepat lagi menangani pengaduan dari masyarakat.
Bahwa kalau ada pengaduan harus cepat datang ke TKP, dan sifatnya itu pencegahan,” katanya.

Dirinya mengharapkan, bahwa kepolisian dapat berbaur dengan masyarakat dan menjadi pihak pelindung dan mengayomi masyarakat, lantaran selama ini banyak laporan setelah membuat studi kepada tiga daerah. Setelah membuat studi, ketiga daerah itu dapat diambil kesimpulan, bahwa kepolisian belum menjalankan tugas dengan baik.

“Kalau dulu patroli hanya sekedar melintas saja, saat ini tidak dan berbeda, para pihak keamanan sekarang harus mengunjungi baik itu tempat nongkrong, nah polisi hadir untuk bergabung atau berbaur. Kita juga ada mengadakan studi kepada tiga daerah, di mana masyarakat melawan kepada polisi dan juga merusak aset kita, tetapi mengapa masyarakat melakukan itu. Jawaban yang kita terima juga sederhana sekali, polisi tidak pernah datang, makanya masyarakat tidak pernah mengetahui bahwa polisi itu bukanlah lawan,” ujarnya.

Prihal ini sebelumnya dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas. Bhabinkamtibmas adalah petugas Polri yang bertugas di tingkat desa sampai dengan kelurahan yang bertugas mengemban fungsi Pre-emtif dengan cara bermitra dengan masyarakat. Ardian juga menyampaikan, lebih tepatnya penambahan personil kepolisan dari Korps Sabhara yang di mana dikethaui, bahwa ini jelas tidak membuat polisi terkotak-kotak.

“Babinkamtibmas juga yang selama ini bertugas langsung menemui masyarakat, bukan berarti setelah tercetus ini kemudian akan dilupakan, tidak ya. Jadi para petugas lapangan nanti untuk patroli itu langsung berkoordinasi dengan babinkamtibmas, dan itu harus,” katanya.

Sementara itu, Kombes Obvit Mabes Polri Ilman mengharapkan adanya perubahan pada bangunan gedung Korps Sabhara Polda Sumut. Lantaran setelah dirinya melakukan peninjauan kepada tempat tersebut, meminta untuk diperluas.

“Jadi kita lihat bangunan itu harus diperluas, jadinya kalau misalnya adalah yang akan ingin berkunjung dan menyampaikan aspirasi tapi dalam rapat di kantor Sabhara, kalau dengan jumlah banyak, jadi terkecukupi. Kemudian, nantinya akan ada penambahan mobil atau sepeda motor,” katanya., (Ril)

Editor : Edoy

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top