Medan-Bumantara: Pembangunan Apartemen De’Glass Residence di Jalan Gelas Bikin Dinding Rumah Bilson Silaen Retak.

Pembangunan Apartemen De’Glass Residence di Jalan Gelas yang sudah dimulai sejak Oktober 2018 lalu, menuai polemik dari warga sekitar lokasi yang memprotes pembangunan apartemen tersebut.

Ketua DPW Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) Sumatera Utara Indra Mingka mengatakan bahwa aksi yang dilakukan hari ini di depan Kantor Wali Kota Medan, adalah sebagai bentuk kekecewaan atas diabaikannya hak-hak warga Jalan Gelas dan Jalan Belanga sekitarnya, yang berada di Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

“Warga kecewa dengan adanya pembangunan De’Glass Residence. Karena kegiatan pekerjaan pemasangan paku bumi pembangunan Apartemen De’Glass Residence menyebabkan dinding tembok dan dinding rumah warga, mengalami keretakan. Kemudian meningkatkan kebisingan dan kedepan pasti akan menimbulkan dampak-dampak buruk yang lebih besar,” kata Indra di depan Kantor Wali Kota Medan, Kamis (24/1/2019).

Indra menjelaskan bahwa pembangunan De’Glass Residence membuat salah seorang rumah warga atasnama Bilson Silaen mengalami retak.

Ada lima bagian dinding rumahnya yang mengalami retak-retak, akibat kegiatan pemasangan paku bumi De’Glass Residence yang menggunakan sistem Jack In Pile atau suatu sistem yang pemancangan pondasi tiang, yang pelaksanaannya ditekan masuk ke dalam tanah dengan menggunakan dongkrak hidraulis yang diberi beban counterweight.

Ini sangat berpengaruh, sehingga menimbulkan kerugian bagi warga sekitar,” ujar Indra.

Lebih lanjut, aksi hari ini Indra menuturkan bahwa warga mempunyai tuntutan di antaranya :

1. Walikota Medan harus mencabut/membatalkan perizinan SlMB No. 0719/0717/1010/2.S/1105/09/2018, tanggal 20 September 2018, Nama Pemilik ABDUL MUlS, Alamat Pemilik Jalan Dusun Ill Kel. Kompos, Jenis Rumah Susun/Pagar, Lokasi Jalan Gelas No. 37 Kel. Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah karena warga menolak disebabkan tidak pernah menandatangani persetujuan Pembangunan Apartemen De Glass Residence.

Walikota Medan agar menghentikan (Stanvas) proses kegiatan Pembangunan Rumah Susun/Apartemen sampai adanya kesepakatan dengan warga sekitar proyek tersebut.

3. Walikota Medan harus mengevaluasi kinerja SKPD. Komisi AMDAL, Camat Medan Petisah dan Lurah Sei yang terlibat dalam penerbitan perizinan Pembangunan De Glass Residence diduga Penerbitan SIMB tidak sesuai dengan Prosedural.

Walikota Medan diminta menghadirkan SKPD sebagal lnstansi Teknis antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Komisi AMDAL. Kepala Bappeda Kota Medan, Kepala Dinas PUPR Kota Medan.

Kepala Bappeda Kota Medan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan, Camat Medan Petisah, Lurah Sei Putih Tengah.

Kepala Lingkungan Untuk Menjelaskan Kenapa Bisa Terbitnya Perizinan Pembangunan Rumah Sususn/Apartemen De’ Glass Residence.

Editor: Renggo

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top