Medan-Bumantara: Kerusakan ruas jalan di kawasan Martubung Medan Labuhan sudah menahun. Debu dan rawan kecelakaan jadi peristiwa yang bukan hal baru dirasakan masyarakat setempat.

Informasi dihimpun, salahsatu penyebab kerusakan jalan akibat ratusan truk perusahaan yang setiap harinya melintas di ruas jalan tersebut. Parahnya, pengusaha pemilik angkutan tak pernah memperhatikan kondisi tersebut.

Atas hal itu, warga Jalan Pancing Martubung Medan Labuhan pun turun ke jalan, Selasa (29/1/2019). Mereka menyetop truk yang melintas sambil berorasi di ruas Jalan Pancing I Martubung Gang Rambutan.

“Setiap hari kami makan debu. Hak kami untuk hidup sehat pun kayak gak dihargai truk-truk itu. Belum lagi kecelakaan kereta (motor) yang tiba-tiba ngerem ditabrak mobil di belakangnya,” kata seorang Emak-Emak yang turun ke jalan.

Dari pantauan, setidaknya ada lebih 80-an kaum hawa ikut dalam aksi keprihatinan yang dikoordinir Ketua Gerbraksu Saharuddin Medan Utara tersebut. Massa lainnya didominasi kaum milenial dan anak sekolah.

Dari informasi dihimpun, salahsatu perusahaan yang truknya paling banyak melintas di jalan itu diduga adalah PT Musim Mas. Warga kesal karena diduga sebagai penyumbang terbesar kerusakan jalan, PT Musim Mas tak pernah peduli dengan perawatan jalan.

Usai orasi di depan Gang Rambutan, puluhan Emak-Emak dan massa berjalan kurang lebih 3 kilometer ke kantor PT Musim Mas Martubung.

“Ayo demo…kita tuntut Musim Mas. Setiap hari kita makan debu tapi tak pernah mereka peduli soal jalan ini,” ungkap Emak-Emak sambil berjalan menuju PT Musim Mas.

 

Di depan pagar PT Musim Mas yang tertutup, Penanggungjawab Aksi Saharuddin menyampaikan sejumlah keprihatinan. Di antaranya mendesak agar pemerintah menjelaskan kepada publik apakah pergudangan dan
industri dapat dibenarkan berada di kawasan Jalan Pancing I Martubung berdasarkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Medan.

“Jalan Pancing I Martubung yang perbaikan dan perawatannya menjadi tanggungjawab Dinas PU Binamarga Kota Medan itu mudah sekali kupak-kapik di tengarai karena 5 (lima) tahun
belakangan menjamur bangunan pergudangan truck/trado, serta kegiatan penimbunan areal
pabrik dan aktivitas industri milik PT Musim Mas,” urai Saharuddin.

Warga juga mempertanyakan realisasi CSR (Corporate Sosial Responsibilities) PT Musim Mas untuk warga sekitar.

Tak lama orasi, PT Musim Mas mempersilakan perwakilan massa untuk berdialog ke dalam gudang.

Sementara massa aksi menunggu di luar pagar PT Musim Mas.

Selang satu jam, perwakilan massa keluar dan menyampaikan hasil dialog. Bahwa dalam dua hari ke depan akan kan dilaksanakan pertemuan antara semua pengusaha truk dengan warga disaksikan Kapolsek Medan Labuhan, Camat Medan Labuhan dan Lurah setempat.

Editor: Rakyat Asril

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top