Medan

Dituduh Makar, Wakil Ketua Muhammadiyah Medan Dijemput Polisi

Gambar penjemputan Rafdinal oleh oknum Polda Sumut, Senin 27 Mei 2019.

Medan-Bumantara: Kepolisian kembali melakukan penjemputan paksa terhadap seorang ulama. Kali ini dilakukan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Adalah Rafdinal SSos MAP Wakil Ketua Muhammadiyah Kota Medan yang dijemput paksa di rumahnya oleh aparat Polda Sumut, Senin (27/5/2019) sekira pukul 13.00 Wib.

Wakil ketua GNPF Ulama Sumatera Utara itu dijemput paksa pihak kepolisian karena tuduhan kasus makar.

Informasi tersebut diungkap oleh akun resmi Facebook Rafdinal pada Senin, 27 Mei 2019. Bahkan video penjemputan paksa tersebut viral di grup jejaring pesan.

“Assalamualaikum, mohon doa semua keluarga, sahabat, kaum muslimin dan para pejuang Islam, saya siang ini di jemput dari rumah oleh aparat Poldasu dengan tuduhan makar. Allahu Akbar,” tulis Dosen UMSU tersebut.

Sebelumnya dikabarkan, sekira lima ustaz dan empat aktivis dipanggil oleh Polda Sumut untuk diperiksa dengan dugaan kasus makar. Semuanya secara maraton akan diperiksa bergilir mulai Senin (27/5) hingga Rabu (29/5) di Mapolda Sumut.

Kesembilan orang yang dipanggil Polda diantaranya adalah Ketua GNPF Ulama Sumut Ustaz Heriansyah, Ustaz Indra Suheri, Ustaz Aidan, Ustaz Sani, Ustaz Buya Leo. Beberapa aktivis lainnya seperti Rabualam, Angga Fahmi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Rinaldi pengurus ACT.

Sementara, diperoleh informasi Buya Rafdinal tidak termasuk yang dipanggil oleh Mapolda Sumut. Namun, hari ini langsung mendapat kabar dijemput aparat kepolisian.

Editor: Renggo

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top