Konferda GMNI Sumut di Tarutung. Foto/ist

Tarutung-Bumantara: Konferensi Daerah (Konferda) GMNI Sumatera Utara akhirnya resmi dibuka di Sopo Partungkoan, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (1/8/2019).

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan menghadiri langsung seremoni pembukaan iven organisasi berideologi Marhaenisme ini.

Nikson dalam arahannya menyebut tuntutan besar berada di pundak generasi muda, khususnya mahasiswa. 

“Mahasiswa dituntut kaya gagasan dan kreatifitas. Mahasiswa adalah nadinya bangsa. Sejak penjajahan, pemuda sangat berkontribusi, pergantian (regenerasi) pemerintahan, juga besar andil mahasiswa,” kata Nikson.

Menurutnya, tantangan besar bangsa hari ini menyasar sektor keberagaman. Sentimen kelompok yang kian menguat, kata Nikson menjadi ancaman tersendiri pada keutuhan bangsa.

“Indonesia kaya akan suku, bahasa dan budaya. Jika dibawa pada sentimen kelompok, maka Indonesia ini akan bubar. Celakanya jika ada mahasiswa yang harusnya mengawal bangsa dan menjadi jantung tapi malah masuk dalam kelompok sentimen itu, maka Indonesia akan bubar,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati mengungkapkan berbagai progres pembangunan kepariwisataan yang kini bergeliat di kawasan Danau Toba dan Tapanuli. Salah satunya pembangunan jalur tol dari Danau Toba menuju Tapanuli Tengah yang menurutnya patut diapresiasi.

Menurutnya, mahasiswa dituntut berperan di tengah geliat kepariwisataan tersebut. Termasuk bagi GMNI Sumatera Utara yang kini sedang melaksanakan Konferda.

“Berbagai gagasan ini agar bisa masuk dalam ruang-ruang diskusi di Konferda ini dan agar Konferda ini juga bisa mendukung berbagai program tersebut di Tapanuli Raya dan Nias,” katanya.

Sebelumnya ketua Panitia Konferda, Paulus Peringatan Gulo mengatakan, kegiatan ini konferda kali ini akan dihelat selama 3 hari ke depan.  

Momen ini menurutnya menjadi kesempatan memaknai berbagai hal menyangkut pergerakan di Sumut.

“Kaum muda dari seluruh penjuru berkumpul dan berserikat (di Konferda), mencoba mendefinisikan ulang situasi kekinian di Sumatera Utara,” kata dia.

Disebutkan, Konferda Sumut dihadiri sebanyak 14 Cabang GMNI di berbagai kabupaten dan kota. Regenerasi kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumatera Utara, menjadi agenda terpenting dalam Konferda.

“Selain itu Konferda akan menjadi ajang konsolidasi yang penting, bagaimana GMNI bersumbangsih dalam gerak kebangsaan, khususnya di Sumatera Utara,” imbuhnya.

Seremoni pembukaan dilakukan dengan pemukulan gong oleh Bupati Nikson. Terlihat hadir sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP). Pengurus Persatuan Alumni (PA) GMNI Tapanuli Utara yang digawangi Marito Pohan Simanjuntak juga terlihat hadir.

Sementara, dua pengurus DPP GMNI juga hadir, yakni Junianto Barus, Ricardo Loi, Selanjutnya pengurus DPD GMNI Sumut demisioner, yakni Faith Manalu, Faisal Hadi Pinem, M Ridwan Nasution, Paulus Gulo

Editor: Renggo

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top