Politik

Lebih Dekat Dengan Ready Berdendang, Relawan Edy Ikhsan Bergandengan Membangun Kota Medan

Edy Ikhsan (berkopiah) bersama relawan Ready Berdendang. Foto/ist

Medan-Bumantara: Di sejumlah timeline facebook, didapati sejumlah fanpage relawan Pilkada. Namun ada satu yang menarik perhatian, yakni grup bernama Ready Berdendang. Relawan Edy Ikhsan Bergandengan Membangun Kota Medan adalah nama panjangnya.

Kami pun berkesempatan melakukan wawancara dengan sang dedengkot, Arba’in Rembo.

Ditemui di kawasan Jl Dr Manshur Medan, Rabu (14/8/2019), Rembo menguraikan sejarah singkat tentang Ready Berdendang.

Dijelaskan pria yang kesehariannya bekerja tak jauh dari civitas academica kampus USU tersebut, dirinya merupakan pengagum Edy Ikhsan.

“Saya sudah lama kenal dengan Pak Edy Ikhsan, tapi beliau tak kenal saya. Berkomunikasi via telpon pun tak pernah sebelumnya,” ungkap Rembo membuka percakapan didampingi Sekretaris Ready Berdendang, Ferdinan Hadi Irawan SH.

Rembo mengenal Edy Ikhsan sebagai seorang dosen di Universitas Sumatera Utara (USU) dan akrab dengan civitas academica-nya serta aktivis sosial yang sering membantu orang susah.

“Saya juga tahu bahwa banyak mahasiswa yang mengagumi Pak Edy Ikhsan. Saya kagum dengan sikap bersahabatnya kepada semua orang, termasuk kami ini yang rakyat pinggiran,” urai Rembo.

Begitu mengetahui dari pemberitaan media sosial bahwa Edy Ikhsan akan maju di Pilkada Medan 2020, Rembo menyusun rencana.

“Jadi begitu tahu dari medsos, saya ajak kawan-kawan di sekitar rumah saya di kawasan Gang Bantan Bandar Selamat Medan Tembung mengobrol. Saya bilang ada orang yang saya kenal mau maju untuk pemilihan walikota (Medan) dari jalur non partai. Berniat menanggalkan pangkat dan jabatan di kampus untuk bertarung melawan ketidakadilan. Jadi ini awal ceritanya lah saya bergerak bang,” kata Rembo.

Meski belum berani membuka komunikasi dengan Edy Ikhsan, Rembo terus bergerilya menyusun kekuatan dukungan. Menghubungi kawan-kawan lainnya dan mengutarakan maksud.

“Memang gak gampang dengan kondisi seperti sekarang ini, apalagi ngomongi dukungan KTP di saat ada isu jual-beli KTP. Tapi itu kami anggap tantangan. Alhamdulillah tidak sedikit yang paham bahwa calon walikota jalur independen memang membutuhkan dukungan melalui KTP untuk mendaftar. Kami jelaskan dari hati ke hati,” ungkap Rembo.

Singkat cerita, Rembo pun bersama kawan-kawannya sepakat membentuk sebuah tim yang berdasarkan kerelawanan.

“Relawan itu rela berkawan. Maka kami bentuk lah namanya Relawan Edy Ikhsan Bergandengan Membangun Kota Medan pada awal Juni 2019 kemarin. Relawan ini lah yang mudah-mudahan bisa meringankan kerja berat Pak Edy Ikhsan,” kata Rembo.

Tak lama setelah itu, barulah Rembo berani membuka kran komunikasi dengan Edy Ikhsan. Dibantu koleganya, Rembo bertemu dengan sosok yang dikaguminya itu.

“Saya sama kawan jumpai Pak Edy. Saya salam tangannya berkenalan dan langsung saya peluk dia saking senangnya saya bisa berdekatan langsung gitu,” kata Rembo.

Dalam pertemuan itu, Rembo tak banyak bercerita. Dia hanya menyampaikan salam dari kawan-kawan Ready Berdendang.

“Saya sampaikan harapan kami cuma satu agar Edy Ikhsan bisa membawa Medan ini berseri lagi. Istilahnya dulu itu Bestari, bersih sehat tertib aman rapi indah. Itu aja. Kami gak ada cerita-cerita soal uang segala macam. Kami merasa kami jadi bagian untuk mewujudkan harapan itu,” ujar Rembo.

Saat ini, relawan Ready Berdendang sudah ada di 19 kecamatan di Kota Medan yang mengenal Edy Ikhsan.

“Kita tidak ingin bentuk jaringan di kecamatan tapi calon yang kita perjuangkan tidak dikenal di sana. Artinya relawan dan warga yang terdata di kita semuanya mengenal Edy Ikhsan setelah mendapat penjelasan dan sosialisasi kawan-kawan Ready Berdendang. Sosialisasi yang kita buat pun tanpa iming-iming uang atau janji,” tukas Rembo.

Sebagaimana diketahui, Edy Ikhsan dikenal sebagai seorang senior yg rendah hati, aktivis yg sepanjang tahun 2002-2013 memberikan bantuan hukum gratis kepada anak-anak jalanan dan anak-anak yang berada di dalam penjara.

Pada Pilkada Medan 2020, Edy akan maju menempuh jalur Independen/non partai. Dibutuhkan dukungan KTP warga Medan sebanyak 6,5 persen dari total DPT yang ada.

Editor: Rakyat Asril

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Jalan H Manaf Lubis (Gaperta Ujung), Kelurahan Kelurahan Tanjunggusta,Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

No Telephone : 0877-6822-1959 | 061-8441466

Copyright © 2017 Bumantaranews.com, powered by Mahapalamultimedia

To Top