Kapolda Sumut Sikapi Buku TGB: Mantap Luar Biasa

by -15 views

Medan-Bumantara: Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol H Agus Adrianto SH MH menyambut antusias peluncuran perdana buku Dakwah Kerukunan dan Kebangsaan karya Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk, MA yang akan dirangkai dengan Dialog Nasional Kerukunan dan Kebangsaan.

Hal ini disampaikan Kapoldasu saat pertemuan silaturahmi di Mesjid Kesultanan Kota Perbaungan Serdang Bedagai, Jumat, (20/09/2019).

“Tuan Guru, bukunya mantap dan luar biasa, saya sudah baca dan sangat menginspirasi. Semoga Allah memberi kekuatan, kebersamaan, dan pertolongan kepada kita untuk terus mencintai Indonesia dengan sepenuh jiwa berikut segala keberagaman dan kemajemukannya,” kata Kapolda.

Kapolda juga menyatakan kesiapannya untuk hadir pada kegiatan yang akan diselenggarakan Senin (23/9/2019) di JW Marriott Hotel.

“Insha Allah saya akan hadir di acara launching buku TGB dan Dialog Nasional kerukunan dan kebangsaan besok dan saya berharap buku ni menjadi inspirasi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Kapolda.

Menyikapi respon Kapoldasu, TGB mengaku terharu dan memberikan apresiasi.

“Masjid adalah tempat yang paling diberkahi Allah, saya terharu dan bangga, Kapoldasu melihat hal ini sebagai momen penting untuk kembali merajut persatuan di tengah keberagaman yang mulai mengkotakkan,” kata TGB menjawab wartawan.

TGB menambahkan, saat sekarang ini dialog dengan narasi yang menyejukkan harus mulai dibumikan kembali di negara tercinta ini, karena dengan dialog tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan.

Terpisah, Muhammad Ikhyar Velayati Harahap, SH selaku sekretaris panitia mengatakan dalam silaturrahim TGB dengan Kapolda di Mesjid Sultan Sergai banyak diskusi tentang keummatan dan kebangsaan.

“Dan saya selaku panitia memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi tingginya atas dukungan dan kehadiran Kapoldasu dalam acara nanti. Kita jadwalkan bapak Kapoaldasu akan memberikan sambutan, arahan dan masukan terkait penguatan nilai nilai kebangsaan dan kebhinnnekaan dalam dialog nasional nantinya,” jelas Ikhyar.

Editor: Renggo

Leave a Reply