PKBM Al-Ikhram Bantu Pendidikan Warga Desa di Deliserdang

by -377 views

Deliserdang-Bumantara: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Ikhram menyelenggarakan sekolah kesetaraan terharap warga yang putus sekolah dan belum memiliki ijazah di desa-desa.

Nantinya, PKBM Al-Ikhram akan mengadakan ujian paket A untuk tingkat SD, Paket B untuk SMP, dan paket C untuk SMA. Untuk mendapatkan ijazah ini, masyarakat tidak dipungut biaya apapun. Persyaratan yang harus dilengkapi oleh masyarakat, ijazah pendidikan terakhir, KTP, Kartu keluarga dan pas foto. Dan mengikuti porses belajar mengajar yang diadakan di desa masing-masing oleh PKBM Al-Ikhram.

“Ini untuk membantu masyarakat yang belum memiliki ijazah pendidikan terakhir. Kegiatan ini diberlakukan secara gratis kepada warga yang tidak mampu,” kata Ketua PKBM Al-Ikhram, Syafrida, saat berada di Desa Marinendal II, Kecamatan Patumbak.

Lembaga yang sudah berdiri sejak 2011 ini sedikitnya sudah mengeluarkan ijazah untuk 500 orang di tiap-tiap desa. Ia mengatakan, untuk bulan ini baru dua desa yang didatangi oleh PKBM Al-Ikhram untuk menggelar ujian paket kepada masyarakat. Desa dimaksud adalah Desa Mariendal II dan Desa Lantasan Lama Kecamatan Patumbak.

Untuk mengeluarkan ijazah, kata dia pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan.

“Mayoritas 25 tahun ke atas. Kita sudah ada kerjasama dengan kementerian pendidikan untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa dari dua desa tersebut menyambut positif kegiatan yang diadakan oleh PKBM Al-Ikhram. Sebab, di tempatnya ada belasan kepala keluarga yang tidak lulus sekolah dan belum memiliki ijazah.

“Saya mendukung sekali adanya kegiatan ini, karena sangat penting bagi warga yang tidak memiliki ijazah, apalagi ijazah ini adalah satu syarat untuk masyarakat melamar kerja,” ujar keduanya.

Menurut kedua Kades tersebut,  program ini sangat baik untuk diikuti oleh warga, karena syarat utama untuk mencari pekerjaan haruslah memiliki ijazah pendidikan SMA.

Kades Mariendal mengatakan, kegiatan seperti ini kali pertama diadakan di desanya. Untuk itu, pihaknya sudah menginformasikan kepada warga untuk ikut proses belajar mengajar yang ingin mendapatkan ijazah.

“Pertama kali ini diadakan di desa ini. Kami sudah informasikan kepada warga untuk mau mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Reporter: Otti S Batubara
Editor: Renggo

Leave a Reply