JK Ungkap Aksi Teroris Direncanakan di Kos-Kosan, Bukan di Masjid

by -58 views

Medan-Bumantara: Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan masyarakat agar mewaspadai orang-orang yang mencurigakan di lingkungan masing-masing. Jika mengetahui orang yang mencurigakan, segera laporkan kepada polisi.

Kalla mengingatkan, sebagian besar perencanaan aksi teror dilakukan di kamar atau rumah indekos, yang berarti penghuninya biasanya orang asing atau warga pendatang.

“Tidak pernah [dengar] bahwa teror direncanakan di masjid, enggak ada. Hampir semua teror direncankaan di kos-kosan,” katanya saat menghadiri pelantikan Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Utara di Kota Medan, Selasa, (7/1/2020).

Jusuf Kalla menentang bila ada menyebutkan masjid sebagai tempat penyebaran radikalisme. “Jadi, lebih berbahaya rumah kos daripada masjid apabila berbicara radikalisme.”

Berdasarkan informasi polisi berkaitan peristiwa penyerangan terhadap mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Wiranto, katanya, para tersangka merencanakan aksinya  di kamar indekosnya.

Karena itulah Kalla mengajak umat Islam di Indonesia agar selalu memakmurkan masjid bersama untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan diri untuk beribadah.

Editor: Renggo

 

Leave a Reply