Benarkah Festival Danau Toba Ditiadakan?

by -350 views

Medan-Bumantara: Sumatera Utara digegerkan karena isu Festival Danau Toba akan ditiadakan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Banyak pihak mencela, tapi tidak sedikit juga yang mendorong agar format kegiatannya diubah demi menarik wisatawan.

Lalu, apa kata Pemprov Sumut terhadap persoalan ini?

“Bukan ditiadakan, tapi format Festival Danau Toba yang akan diubah. Format acara yang kita cari, bagaimana bentuk FDT yang lebih baik ke depannya,” ujar Kabiro Humas Pemprov Sumut, Hendra Dermawan Siregar. Kemarin.

Perubahan format Festival Danau Toba disebut Hendra akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten setempat di kawasan Danau Toba. Perubahan ini menurutnya untuk memastikan kegiatan semacam Festival Danau Toba punya dampak terhadap kunjungan wisatawan dan promosi Danau Toba ke di kancah internasional.

“Bagaimana bentuk acara yang bisa menyentuh masyarakat secara utuh, kita sedang berpikir untuk memperbaiki FDT ini,” sambungnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyebut Festival Danau Toba kurang bermanfaat. Karena itu, menurutnya perlu evaluasi kegiatan.

“(Cari) bentuk lain gantinya apa, kayaknya kurang bermanfaat festival itu.Nanti kita bentuk seperti triathlon, triathlon itu lari, berenang, bersepeda. Atau kegiatan-kegiatan yang lain. Bukan ditiadakan kegiatannya, tapi bentuknya apa, metodenya apa, agar si wisatawan itu datang ke Danau Toba,” papar Mantan Ketum PSSI itu.

Edy ingin Festival Danau Toba punya dampak dan mendatangkan banyak wisatawan. Dia tak ingin festival yang diselenggarakan malah berdampak negatif.

“Ini harus tertib, rakyat di sana mendukung sehingga orang datang ke sana benar fresh, dia mau berpariwisata. Kalau datang ke situ menjadikan masalah, kan malas lagi dia ke sana,” tutur Edy.

Editor: Renggo

 

 

 

Leave a Reply