Polsek Percut Tembak Jambret Spesialis Pintu Tol Bandar Selamat

by -402 views
Pelaku jambret (terduduk) yang diamankan petugas Polsek Percut Sei Tuan. foto/ist

Medan-Bumantara: Polsek Percut Sei Tuan menangkap pelaku jambret yang sering beraksi di loket pengisian deposit e-Tol yang berada di pintu Tol Bandar Selamat Medan. Bahkan, petugas juga menembak pelaku karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

“Pelaku yang kita tangkap adalag Wahyu Dwi Adha (25) alias Wahyu warga Jalan Letda Sujono Gang Sosro, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo, Sabtu (18/1).

Aris menuturkan bahwa penangkapan pelaku tersebut berdasarkan adanya laporan dari korban Nurjanah (39). “Atas laporan tersebut petugas kemudian mencari pelaku,” tuturnya.

Aris menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Senin 30 Desember 2019 sekira pukul 22.00 WIB. Di mana, korban saat itu hendak mengisi deposit e-Tol di pintu keluar Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sujono.

“Pelaku yang sudah mengintai korban langsung melancarkan aksinya. Pelaku dengan cepat merampas tas korban. Terkejut, ia berteriak sambil mengejar pelaku, namun usahanya sia-sia,” jelasnya.

Dalam peristiwa itu korban kehilangan tas berisikan 50 gram emas, dua telepon genggam, uang Malaysia pecahan 50 RM dan dokumen penting. Total kerugiannya sekitar Rp 30 juta.

“Atas kejadian itu lah korban membuat laporan pengaduan ke kita,” ucap Aris.

Menindaklanjuti laporan korban, petugas langsung mengejar pelaku. Tepat pada Kamis (16/1) sekira pukul 20.30 WIB, pelaku diketahui berada di sekitar rumahnya.

Tim bergerak cepat ke lokasi yang diinformasikan dan melakukan pengintaian. Setelah dipastikan Wahyu ada, tim langsung menggerebek tempat persembunyiannya. Di situ dia berhasil diamankan.

“Pada saat hendak ditangkap, pelaku mencoba melarikan diri dengan cara mendorong petugas. Pelaku tidak mengindahkan dua tembakan peringatan yang diberikan. Sehingga petugas kita memberikan tindakan tegas dan terukur tepat di kedua kakinya,” terang Aris.

Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya. Dan dari pengakuan pelaku bahwa barang-barang hasil kejahatan itu dijual kepada seorang penadah bernama Asril Hasibuan (48).

Petugas pun melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Asril di rumahnya Jalan Pasar VII Tengah Gang Rambe, Desa Tembung, Percut Sei Tuan.

“Dari situ diketahui bahwa pelaku menjual emas dan telepon seluler korban kepada Asri sebesar Rp 2 juta,” ujar Aris.

“Dari pengakuan pelaku juga bahwa dirinya sudah 10 kali menjambret barang-barang pengendara ketika mengisi deposit e-Tol di gerbang Tol Bandar Selamat,” tegas Kapolsek.

Editor: Renggo

Leave a Reply