PLN Belum Laksanakan Putusan BPSK, Janda 3 Anak Mengungsi

SIBOLGA, bumantaranews.com – PLN Sibolga belum melaksanakan amar putusan sidang BPSK Sibolga, untuk memasang kembali Kwh meter milik janda tiga anak bernama Yennimar Simatupang (44), pelanggan yang dituduh mencuri arus.

Padahal, dalam amar putusan nomor 28/PTS/BPSK-Sbg/VII/2021, tertanggal 29 Juli 2021 tersebut, BPSK memberi tenggat waktu selama 7 hari kepada pihak PLN untuk melaksanakan putusan.

“Belum dipasang sampai sekarang,” kata Yennimar ditemui di rumahnya, Kamis (29/7).

Akibat tak ada aliran listrik, janda beranak 3 tersebut terpaksa mengungsi, tinggal di rumah saudaranya.

“Jadi di rumah saudara lah dulu kami tinggal. Gak mungkin kami tinggal disini, gak ada listrik,” ungkap nya.

Hingga kini, Yennimar masih berharap itikad baik perusahaan negara tersebut, untuk memasang kembali Kwh meter rumahnya. Karena hingga kini, dirinya merasa tidak pernah berlaku curang dalam pemakaian listrik di rumahnya.

“Mudah-mudahanlah, mereka (PLN) bersedia memasang kembali meteranku. Supaya kami bisa tinggal lagi di rumah kami. Anak-anak pun bisa belajar dengan baik, gak perlu numpang ke rumah saudara,” pungkasnya. (ts)