Gaduh di Proyek Pasar Sibolga Nauli, 3 Orang Masuk RS

SIBOLGA, bumantaranews.com – Kegaduhan terjadi di lokasi proyek pembangunan Pasar Sibolga Nauli, Selasa (3/8) sekira pukul 15.00 WIB. Sebanyak 3 orang dikabarkan terluka parah akibat terkena pukulan benda tumpul. Ketiganya kini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Sibolga.

Menurut keterangan rekan ketiganya, kejadian bermula saat mereka mendatangi lokasi proyek, ingin mempertanyakan terkait pembangunan pasar tersebut.

Seorang pria yang disebut-sebut sebagai Humas perusahaan rekanan proyek pemerintah tersebut langsung menyela dan menolak menjawab pertanyaan para aktivis yang berjumlah 8 orang tersebut.

“Kenapa rupanya, apa hakmu menanya itu, siapa kau rupanya,” kata Steven Pasaribu, rekan ketiga korban menirukan perkataan Humas proyek saat ditemui di Rumah Sakit Umum Sibolga.

Kemudian, terjadi aksi saling dorong antara Humas dengan para aktivis. Hingga akhirnya, Humas tersebut mengambil batu dan melempari mereka.

“Saling dorong, kemudian diambilnya batu, dilemparnya. Kenalah kawan kami yang bertiga ini,” ungkapnya.

Ketiga korban diketahui bernama Infus Hutapea seorang penggiat pembangunan. Pria ikal tersebut mengalami luka robek pada kepala.

Kemudian, Amin Jemayol yang merupakan Ketua Harian LSM FOAL dan Helman Tambunan, wartawan harian SIB, keduanya mengalami luka robek pada kening.

Usai menjalani perawatan di rumah sakit, ketiga korban kemudian membuat laporan ke Polres Sibolga. (ts)