ASN Pertanyakan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah

LABUHANBATU, bumantaranews.com – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mendatangi kantor Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Labuhanbatu, yang berada di Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (9/8/2021) siang.

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan jadwal ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah dikalangan ASN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang sejak tiga tahun terakhir tidak pernah digelar.

“Kami heran sejak 3 tahun terakhir tidak ada ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah di BKPP Labuhanbatu. Ada apa? tanya salahseorang ASN berinisial UD yang diamini beberapa ASN lainnya saat dikonfirmasi wartawan di lokasi.

Padahal, lanjut dia, di kabupaten tetangga, tahun yang lalu ada ujian tersebut digelar, seperti Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara.

Kekesalan terlihat pada wajah sejumlah ASN yang datang ke kantor BKPP Labuhanbatu itu karena tidak mendapatkan penjelasan dari pihak terkait.

Bahkan, diantara ASN tersebut mengaku rela mengutang sana sini untuk mendapatkan ijazah Sarjana demi karir di Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu tersebut.

“Saya sangat kesal atas kebijakan BKPP Labuhanbatu yang tidak mengadakan ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah. Saya sudah kejar untuk mendapatkankan ijazah Sarjana dua tahun yang lalu, tetapi hingga kini belum ada ujian tersebut,” ungkap salahsatu ASN wanita yang bertugas di Dinas Kesehatan Labuhanbatu itu.

Menurutnya, ada puluhan ASN yang tertunda kenaikan pangkat akibat tidak digelarnya ujian tersebut, namun hanya mereka saja yang memiliki waktu luang untuk mendatangi kantor BKPP Labuhanbatu mempertanyakan hal tersebut.

“Bukan hanya kami ini saja yang ingin mengikuti ujian itu, ada puluhan lagi di sana. Seharusnya Pemkab Labuhanbatu memberikan solusi terkait hal ini. Contohnya, kami bisa mengikuti ujian kenaikan pangkat di Kabupaten tetangga, atau bagaimana,” cetusnya lagi.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Labuhanbatu Zainuddin Siregar saat dimintai tanggapannya mengatakan, pihaknya tidak mengadakan ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah tersebut.

“Tidak ada ujian kenaikan pangkat. Maaf aku lagi sakit, jadi tolong sama Sekjen saja,” balasnya singkat melalui pesan Whatsapp pribadinya. (Bud)