Langgar Prokes, 8 Penjab Usaha Siantar Disidang

SIANTAR, bumantaranews.com – Delapan penanggungjawab (penjab) usaha di Kota Pematangsiantar disidang karena melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sidang perdana digelar di pelataran Parkir Pariwisata, Jalan Medan, Selasa (24/8).

Mereka yang disidang yakni Muhammad Agung dari Cafe CK CK di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat dan Ega dari Cafe Raya di Jalan Tanjungpinggir/Jalan Rondahaim Kelurahan Tanjungpinggir Kecamatan Siantar Martoba.

Kemudian, Setiawan Abdi, Cafe Barika Jalan Sipirok Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat, yang dikenalan pidana hukuman selama 5 hari, namun tidak menjalani kurungan badan dengan masa percobaan 14 hari plus denda Rp500 ribu dan biaya sidang Rp2 ribu.

Selanjutnya, Susilawarti dari Cafe Berkah di Jalan Makassar Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat dengan hukuman 5 hari namun tidak menjalani kurungan badan dan denda Rp300 ribu serta biaya sidang Rp2 ribu.

Lalu, Junelista Mendrofa penjab ACC Ponsel di Jalan Kartini Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat, Eva Ervani penjab Viva ACC di Jalan Kartini, Hermanto penjab Toko Buku Harmoni di Jalan Kartini, dan Wahyudianto Syahputra penjab Toko Vista Cell di Jalan Merdeka Kecamatan Siantar Barat.

Pelanggaran yang dilakukan mereka yakni buka usaha melewati batas waktu yang telah ditentukan dan ditemukan pengunjung masih berkumpul-kumpul; membuka usaha tanpa mengindahkan Instruksi Gubernur Sumatera Utara tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan Surat Edaran Walikota Pematangsiantar.

Dalam sidang tersebut, yang menjadi terdakwa bukan pemilik usaha, melainkan penanggungjawab. (ros)