RS Harapan Bunda Rantauprapat Terbakar, Mobil Damkar Mogok, Mesin Air Macet

RANTAU, bumantaranews.com – Rumah Sakit Harapan Bunda, Jalan Gatot Subroto, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu Terbakar, Selasa (7/9) siang.

Api yang muncul berkisar pukul 12.00 Wib, tampak melahap atap Gedung Rumah Sakit yang terletak di Pusat Kota Rantauprapat itu.

Sebanyak tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan, namun warga mengesalkan proses penanganan dari petugas.

Lambatnya penangan ditambah dengan kondisi mobil damkar yang kurang sehat memicu kepanikan dan kemarahan warga.

Sebelumnya, sebanyak dua unit Mobil Damkar turun ke lokasi, salah satunya dengan nomor Polisi B 4871 XY mogok di lokasi.

Tampak warga meneriaki petugas untuk segera meredam api yang berkobar di lantai dua rumah sakit. Petugaspun kocar-kacir dan tampak bingung.

“Ya bagaimana gak kocar-kacir, orang kondisi mobil pemadamnya saja begini, tak sehat,” kata seorang warga di lokasi kebakaran.

Upaya terus dilakukan petugas dengan memanfaatkan salah satu unit dan sempat terjadi kendala ketika upaya pemadaman dilakukan dari dalam gedung. Selang air yang ditarik ke dalam gedung tidak sampai ke target titik api.

Kemudian upaya dialihkan dengan menumpang gedung sebelahnya, seorang petugas terlihat bertengger di lantai dua gedung tepat di sisi kanan Rumah Sakit.

Dibantu warga, selang ditarik ke atas, namun kendala lagi-lagi muncul, mesin air mobil Damkar sulit dinyalakan. Petugas tampak mengulang-ulang stater mesin yang terletak di sisi kanan Mobil Damkar milik Pemkab Labuhanbatu itu.

Wargapun semakin terpelongoh, sesekali diantara mereka menggeleng-gelengkan kepala melihat aksi para petugas Damkar mengisyaratkan kekecewaan mereka.

Ketika mesin berhasil dinyalakan hanya beberapa debit air yang berhasil keluar dengan dua kali tembakan, setelah itu unit damkar berhenti menyiram dan bergeser.

Upaya lagi-lagi terus dilakukan dengan memanfaatkan mobil damkar yang ada, wargapun membantu petugas untuk menghidupkan mesin unit Damkar yang sempat mogok dengan mendorongnya.

Masin pun berhasil dihidupkan, dan bergeser menggantikan posisi Mobil Damkar yang terhenti sebelumnya. Petugas terlihat mengutak-atik peralatan penyiram air dan mengarahkan pompa pemadam yang lengket di bak damkar ke titik api.

Lagi-lagi upaya yang dilakukan tidak berhasil, sebab air yang dikeluarkan tidak sampai ke titik api.

Tak lama, muncul satu unit Damkar lagi dan langsung mengambil alih proses pemadaman. Kali ini prosesnya tampak lancar dan petugaspun melaksanakan tugasnya dengan menembakkan air ke arah titik api yang berada di atap gedung Rumah Sakit.

Selang beberapa saat, api berhasil dipadamkan. Tidak diketahui pasti penyebab kebakaran sebab belum ada keterangan resmi dari petugas. Tidak ada ada korban jiwa, hanya korban material. (zas)

Foto : Warga ikut mendorong mobil Damkar Pemkab Labuhanbatu yang mogok saat peristiwa kebakaran di  Rumah Sakit Harapan Bunda. (Zainul Siregar/METRODAILI.id)