Buka Tutup Penyekatan Timbukan Macet

SIANTAR, bumantaranews.com – Kebijakan penyekatan jalan sistem buka tutup di Kota Pematangsiantar ternyata menimbulkan masalah baru,yakni kemacetan arus lalu-lintas, khususnya di jam-jam menjelang penyekatan. Penyekatan sistem buka tutup tersebut dilakukan setelah Kota Pematangsiantar masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Sebelumnya, saat PPKM Level 4, penyekatan berlangsung tanpa sistem buka tutup.

Kemacetan arus lalu-lintas tampak di Jalan Jenderal Sudirman simpang Jalan Kartini, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (9/9) sekira pukul 13.00 WIB, saat jalan ditutup. Padahal, banyak pengendara yang hendak menuju kembali ke tempat kerjanya, seusai istirahat siang.

“Kemacetannya terlalu panjang. Maunya langsung dibuka aja sekatnya. Ini buka tutup, macet lah. Belum lagi lampu merahnya kadang menyala dan kadang nggak,” ujar Siti Adira, salah seorang pengendara yang mengaku ingin menuju ke tempat kerjanya di Jalan Ade Irma Suryani.

Di lokasi, tampak petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan personel Satlantas Polres Pematangsiantar yang mengatur arus lalu-lintas. Mereka terlihat kewalahan karena hanya berdua saja yang ada di lokasi. Kondisi sangat jauh berbeda saat penyekatan tidak diberlakukan sistem buka tutup, yakni saat PPKM Level 4.

Kemacetan juga terjadi di Jalan Sutomo, depan Ramayana, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur. Di lokasi ini, kemacetan terjadi mulai pagi, yakni pukul 09.00 WIB. “Mulai pagi. Sebagian kendaraan nggak bisa keluar, terjebak karena sekat kadang dibuka dan kadang ditutup,” ujarnya.

Pemko Pematangsiantar bersama Forkopimda memberlakukan sistem buka tutup jalan di jam-jam tertentu. Dalam hal ini, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar Daniel Siregar membenarkan sistem penyekatan buka tutup. Namun dia mengaku akan ada evaluasi setiap harinya.

“Buka tutup saja dulu, setiap hari akan ada evaluasinya,” kata Daniel yang dikonfirmasi, Kamis (9/9) sekira pukul 14.00 WIB. (mat)