Martin Manurung Tutup Pelatihan Kompetisi Sains Nasional Matematika, Untuk Pelajar di Kawasan Danau Toba

SUMUT, bumantaranews.com– Setelah berjalan selama enam hari, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung menutup Pelatihan Kompetisi Sains Nasional Matematika pada Sabtu (11/9/2021). Pelatihan ini diikuti 31 pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terpilih di kawasan Danau Toba.

Pelatihan ini dinisiasi Martin Manurung Cetre (MMC) bekerjasama dengan Widya Sari Institute. Acara penutupan ini berlangsung secara virtual, yang juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Samosir Vandiko Timotius Gultom, pelajar yang mengikuti pelatihan beserta guru dari setiap sekolah yang mengikutsertakan anak didiknya.

“Saya, baik secara pribadi, maupun melalui Martin Manurung Centre sangat mendukung kegiatan pelatihan semacam ini. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia anak-anak sekolah atau generasi muda Indonesia, khususnya yang ada di Kawasan Danau Toba, yang kita cintai ini,” ucap Martin mengawali sambutannya.

Sebagai anggota parlemen yang berasal dari kawasan Danau Toba, Ketua DPP Partai NasDem ini juga menyatakan komitmennya di sektor peningkatan pendidikan.

“Kegiatan pelatihan seperti ini merupakan bagian dari komitmen kerja saya. Tidak hanya untuk pelajar, pernah juga kita laksanakan pelatihan untuk guru-guru,” terangnya.

Martin juga menilai bahwa kegiatan seperti ini merupakan investasi jangka panjang untuk kemajuan Danau Toba. Kedepannya diyakini akan banyak sumber daya manusia yang berkualitas.

Pelatihan Kompetisi Sains Nasional Matematika yang diikuti pelajar tingkat SMP ini berlangsung sejak tanggal 6 hingga 11 September 2021. Para pelajar yang terpilih dibimbing secara virtual oleh Dr. Scolastika Mariani, M.Si dan Dr. Wardono, M.Si yang keduanya merupakan Pakar Matematika di Universitas Negeri Semarang.

Sebelumnya Martin Manurung Centre juga telah mengadakan pelatihan untuk pelajar SMP untuk masuk sekolah unggulan, pelatihan SMA untuk masuk perguruan tinggi negeri dan juga pelatihan guru Matematika, IPA, IPS hingga upgrade pengetahuan paling mutakhir. (leo/rel)