Kakak-Beradik Diperkosa Tetangga di Muara Taput

MUARA, bumantaranews.com – Dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur terjadi di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Terduga pelaku disebut masih di bawah umur dan tetangga korban.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tapanuli Utara, Fendiv Lumbantobing mengatakan korban merupakan kakak beradik, dan pada Sabtu (11/9) lalu telah datang bersama keluarganya ke kantornya melaporkan kejadian tersebut.

“Korban anak perempuan berusia 5 tahun, dan anak laki-laki berusia 8 tahun,” kata Fendiv, Rabu.

Dari pengakuan kedua korban yang diperoleh Fendiv, terduga pelaku pelecehan diduga masih di bawah umur. Bahkan lanjutnya, kasus pelecehan yang dialami kedua korban disebut sudah berlangsung dalam kurun waktu sebulan terakhir, dan beberapa kali terjadi.

“Terduga pelaku diduga melakukan pelecehan seksual tiga kali ke anak perempuan dan tiga kali ke anak laki-laki. Dilakukan di tempat terpisah, bukan bersamaan,” kata Fendiv berdasar keterangan yang ia peroleh dari kedua korban.

Dia mengatakan korban bersama keluarga sudah melaporkan kejadian tragis ini ke Polres Tapanuli Utara, dan disebut telah dilakukan pengambilan visum et repertum. Fendiv berharap seluruh pihak baik itu keluarga korban, keluarga terduga pelaku dan juga kepolisian mencermati dan menuntaskan kasus ini.

Dia menegaskan, KPAID Kabupaten Tapanuli Utara memberikan dukungan penuh terhadap pihak kepolisian agar kasus ini diusut secara tuntas. Siapapun yang terlibat, harus diproses hukum sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak dan proses hukum terhadap pelaku yang juga adalah anak harus sesuai dengan Undang-Undang Sistim Peradilan Pidana Anak.

“KPAID Tapanuli Utara memberi jaminan dan memastikan rehabilitasi terhadap korban,” kata Fendiv menambahkan.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing saat dihubungi via selular mengatakan akan mengecek laporan tersebut.

Tersangka menunjukkan lokasi pemerkosaan yang dilakukan.

Tersangka Diamankan Polisi

Setelah dilakukan pemeriksaan dan cek tempat kejadian perkara (TKP), Polres Tapanuli Utara (Taput) mengamankan tersangka pelaku pelecehan seksual dengan korban kakak adik yang masih di bawah umur.

Kapolres Taput AKBP Ronald FC Sipayung, melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing kepada awak media mengatakan tersangka yang juga masih di bawah umur sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan, Kamis (16/9/2021).

“Pelaku diamankan dari kampungnya pada Rabu kemarin. Pelaku inisial Ucok juga masih di bawah umur, usia 16 tahun. Kasus ini murni melibatkan anak. Tersangka dan dua orang korban sama-sama di bawah umur,” ungkap Baringbing.

Lebih lanjut dikatakan Baringbing, pengamanan dan penahanan tersangka dilakukan setelah unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Taput melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban atas laporan mereka yang didampingi keluarga menjadi korban pelecehan seksual.

“Korban melaporkan tindak pelecehan seksual pada Sabtu kemarin (11/9),” kata Baringbing.
Setelah mendapat laporan dan melakukan pemeriksaan, penyidik pembantu unit PPA kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tersangka sebagai terlapor di Polsek Muara, Rabu (15/9).

Usai mengambil keterangan dari pelaku, penyidik melaksanakan pengecekan TKP lokasi terjadinya pelecehan seksual.

“Dari hasil ini, penyidik menjadikan pelaku sebagai tersangka kemudian dilakukan penahanan untuk diperiksa lebih lanjut,” ujar Baringbing.
Terkait modus tersangka melakukan pelecehan seksual, Barimbing mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan. (Ts/snt)