Tabrak Lari di Tapanuli Tengah, Wanita Penderita Gangguan Mental Tewas

TAPTENG, bumantaranews.com– Peristiwa tabrak lari yang menyebabkan seorang pejalan kaki tewas, terjadi di KM 26 Jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan, tepatnya di Lingkungan 8, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis  (16/9), sekira pukul 04.30 WIB. Kecelakaan tersebut saat ini dalam penyelidikan Satlantas Polres Tapteng.

Wanita paruh baya yang menjadi korban tabrak lari merupakan penderita gangguan kesehatan mental. Pada bagian wajah korban yang belum diketahui identitasnya ini ditemukan luka menganga. Tubuh korban juga mengalami luka lecet akibat terseret mobil yang menabraknya.

Kepala Pos Lantas Pinangsori, Bripka Dedy Sitompul, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, tabrak lari yang menewaskan ODGJ (Orang Dengan Ganguan Jiwa) ini melibatkan mobil pick-up L-300. Mobil yang saat ini masih dalam tahap lidik.  Mobil. melaju dari arah Padang Sidempuan menuju Sibolga.

“Saat menyebrang, mobil L-300 yang sedang melintas menabrak korban, hingga hingga terseret sepanjang 60 meter. Korban meninggal di tempat,” terang Bripka Dedy.

Namun sangat disayangkan sambung Dedy, usai menambrak korban, pengemudi bersama mobil melarikan diri dan belum berhasil ditemukan. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi yang melihat peristiwa tabrak lari terjadi.

“Ada 3 orang saksi yang telah kita mintai keterangannya. Dua warga setempat, satu lagi warga Mandailing Natal yang kebetulan melintas di lokasi kejadian,” tukasnya.

Disebut-sebut, korban merupakan warga Kota Sibolga, yang beberapa waktu belakangan ini hilir mudik di Kecamatan Badiri. Dengan pakaian memprihatinkan, korban berlalu lalang di Jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan membawa berbagai barang bekas yang dimasukkan kedalam karung plastik. (ztm)