Nenek 58 Tahun Kritis Tertembak Pemburu Babi
Keterangan Poto : Pelaku pemburu babi yang diamankan personil Polsek Pulau Raja. (istimewa)
ASAHAN, bumantaranews.com – Seorang nenek berusia 58 tahun berinisial RM dilaporkan kritis dan kini menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka tembak akibat peluru nyasar dari seorang pemburu babi yang salah sasaran.
Kejadian tersebut diketahui terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan. Kini pelaku sudah diamankan oleh Polsek Pulau Raja yang menangani kejadian tersebut.
“Tersangka ini pemburu. Saat menembakkan itu, dia yakin yang ditebakknya itu babi. Setelah menembak satu kali terdengarnya suara orang menjerit kesakitan. Karena dengar ada suara orang dia pun terkejut dan mendatangi si korban,” kata Kapolsek Pulau Raja AKP Maralidang Harahap saat dikonfirmasi wartawan.
Pelaku yang diketahui berinisial JS (40) tersebut saat menembak menggunakan senjata laras panjang berjenis senapang angin dengan peluru kaliber 9 milimeter. Antara pelaku dan korban juga saling kenal karena merupakan warga satu desa.
Pelaku yang sadar melesakkan tembakan salah sasaran, kemudian bergegas menolong korban. Namun karena kondisi fisik pelaku yang berjalan agak pincang akhirnya dia memanggil warga desa untuk membantu menolong korban, hingga kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pulau Raja.
“Kalau saya dapatkan informasi dari keluarganya, kondisinya kritis. Korban sudah di rujuk ke rumah sakit di Lubuk Pakam dan akan dilakukan operasi pengambilan proyektil peluru,” ujarnya.
Maralidang menyatakan terhadap tersangka kini dilakukan penyelidikan atas dua dugaan tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan orang terluka dan masalah kepemilikan senjata senapang angin tanpa izin.
“Pelakunya kita tahan atas dua hal dugaan tindak pidana. Pertama kelalaian mengakibatkan orang lain terluka. Dan yang kedua, masalah kepemilikan senjata tanpa izin,” jelasnya.(Per)