BI dan Pemkab Labuhanbatu Segera Bahas Program Natural dan Historical Park

RANTAU, bumantaranews.com – Tampak-tampaknya mimpi Labuhanbatu memiliki sektor wisata kelas nasional di wilayah pesisir pantai akan segera terwujud.

Program Panai Natural dan Historical Park Labuhanbatu terpilih menjadi salah satu program terbaik dalam bentuk Kerjasama Pemerintah dengan Bada Usaha (KPBU) Bank Indonesia (BI).

Program prioritas di wilayah pesisir pantai Labuhanbatu ini cukup menjanjikan,  baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Dan kini program tersebut akan memasuki tahapan pembahasan bersama BI.

“Ya. Dalam waktu dekat ini, kita akan dipanggil BI untuk difasilitasi bersama Bupati, rencana akhir September ini,” kata Kepala Badan Perencanaan Daerah, Hobol Rangkuti kepada Metro Rantau, Senin (27/9).

Salahsatu programnya yaitu pengembangan kawasan pariwisata terpadu.

Kawasan wisata terpadu tersebut antara kota tua Labuhanbilik dan Pulau Sikantan di Kecamatan Panai Tengah dan wisata Pantai Alam Lestari (Kahona) dan hutan mangrove di Desa Sei Tawar di Panai Hilir.

Salah satu pendukung yang mengintegrasikan beberapa kawasan tersebut yakni melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dalam kemasan yang menarik, sehingga akan menjadi salah satu ikon terbaik di Labuhanbatu khusunya di wilayah pantai.

Tidak tanggung, program strategis ini ditargetkan menjadi salah satu pesaing destinasi wisata tingkat nasional yang akan menarik wisatawan dalam dan luar negeri.

Kekayaan alam, sumberdaya manusia, dan beragam khas kuliner serta kekayaan budaya Labuhanbatu menjadi salah satu materi pendukung yang menarik, sehingga akan mendongkrak tercapainya target pembangunan program kebanggaan Labuhanbatu tersebut.

Dan jelas, program ini otomatis akan menjadi pompa peningkatan perekonomian, taraf hidup masyarakat dan pendapatan Kabupaten Labuhanbatu. (zas)