Mendidik Generasi Alpha jadi Pembahasan di Webinar Literasi Digital Deliserdang

DELISERDANG, bumantaranews.com-Mendidik Generasi Alpha menjadi salah satu pembahasan dalam webinar Literasi Digital Kabupaten Deliserdang. Webinar digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jumat (27/8) pukul 09.00 WIB.

Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung. Empat kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital, dan Budaya Digital.

Sebagai Keynote Speaker Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Presiden RI Joko Widodo memberikan sambutan juga dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang Literasi Digital dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan oleh  para narsum yaitu Prof Dr Hoga Saragih ST MT (Ketua Program Studi Informatika Universitas Bakrie), Frida Kusumastuti (Dosen Universitas Muhammadiyah Malang), Andre Gusli SKom (Project Manager at PT Frisidea Technology), Rahmat Humala Putra Hasibuan (Relawan TIK, Jawara Internet Sehat Sumut, ID Institute), serta Key Opinion Leader oleh Ivo Herawaty SPd sebagai Founder Ivora Organizer, Duta Muslimah Preneur Favorit Nasional dan Mancanegara, dan Influencer.

Pembahasan tentang budaya digital adalah cara hidup dan kebiasaan masyarakat yang berkembang dengan kemudahan teknologi yang ada. Masalah yang timbul, meliputi produktivitas menurun, kecanduan game online, kecanduan media sosial, dan kecanduan belanja online.

Cara untuk produktif, mulai dari tulis target dan prioritas setiap pekannya, buat time to do list, serta belajar melalui platform online seperti youtube dan website pembelajaran. Harus bisa berkolaborasi masa pandemi ini memudahkan masyarakat untuk membangun jaringan yang luas dengan teknologi digital.

Keamanan digital dapat dimaknai sebagai sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring dapat dilakukan secara aman dan nyaman. Aman bermedia digital, antara lain pengamanan perangkat digital keras dan lunak, pengamanan identitas digital terlihat dan tidak terlihat, waspada penipuan digital spam, scam, pishing, dan hack, serta memahami rekam jejak digital.

Generasi alpha sudah hidup di dunia perkembangan teknologi yang pesat, generasi paling berpengaruh dalam kehidupan manusia. Generasi alpha dapat dididik, dengan cara beri pendidikan agama, ajarkan sopan santun dan tanamkan nilai-nilai kekeluargaan, serta bantu tingkatkan kemauan berjuang anak agar tidak mudah putus asa dan bosan. Penggunaan teknologi digital, meliputi tepat cara, tepat etika, dan tepat guna. Dunia digital dan dunia nyata hakikatnya sama. (rel/md)