IKA USU Percepat Vaksinasi di Simalungun

PARAPAT, bumantaranews.com – Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Jakarta dan Sekitarnya berperan dalam mempercepat vaksinasi Covid-19, khususnya di Kabupaten Simalungun. IKA USU Jakarta dan Sekitarnya mengadakan vaksinasi massal di tiga lokasi. Tiga lokasi tersebut yakni Pagoda Open Satage Parapat Kabupaten Simalungun, Pekan STA Harangan Sidua-dua Saribudolok, dan Perumahan Griya Dimensi Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok.

Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi SSos MM secara resmi membuka kegiatan vaksinasi di Pagoda Open Stage Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Senin (4/10).

Ketua Panitia dr Fransisco MH Panjaitan, dalam laporannya menyampaikan kegiatan vaksinasi 10 ribu dosis yang dilaksanakan IKA USU Jakarta dan Sekitarnya mendapat dukungan Kementerian Kesehatan, Kemenkominfo, dan Pemkab Simalungun.

Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Simalungun dilaksanakan di 3 lokasi, yakni di Parapat 4 ribu dosis, Saribudolok 3 ribu dosis, dan di Sinaksak 3 ribu dosis.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara simultan dan di dua kecamatan telah terlaksana. Kami mohon doa dan dukungan kepada semua pihak agar kegiatan ini berjalan lancar, dan Simalungun mencapai herd immunity,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Zonny Waldi menjelaskan, di Kabupaten Simalungun terdapat 32 kecamatan dengan penduduk lebih dari 1 juta jiwa. Target vaksinasi di Simalungun untuk mencapai herd immunity sekitar 788.362 orang dan hingga saat ini yang sudah divaksinasi dosis pertama 48,45% serta vaksinasi dosis dua 13,73%.

Zonny menyampaikan, Covid-19 tidak hanya memengaruhi kesehatan tapi juga berdampak luas kepada perekonomian, budaya, dan tata krama dalam kegiatan sosial. “Luas sekali dampak dari Covid ini,” katanya.

Terkait vaksinasi, Zonny berharap kepada Kemenkes RI agar Kabupaten Simalungun mendapat perhatian khusus. Apalagi Kecamatan Girsang Sipangan Bolon merupakan kawasan Danau Toba yang menjadi kawasan super prioritas destinasi pariwisata nasional.

“Ada sekitar 12 ribu jiwa masyarakat di kecamatan ini dan yang sudah divaksin ada sekitar 5 ribu orang, jadi sekitar 7 ribu orang yang divaksin hari ini,” kata Zonny sembari menyampaikan apresiasi kepada IKA USU yang menginisiasi pelaksanaan vaksinasi 10 ribu dosis di Kabupaten Simalungun.

“Jika vaksinasi ini dilaksanakan di kecamatan ini, berarti hanya sekitar 3 ribu orang lagi masyarakat yang belum di vaksin,” kata Zonny, yang selanjutnya memerintahkan Dinas Kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi lanjutan di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon pada Oktober ini juga kepada masyarakat.

Zonny berharap dalam bulan ini juga masyarakat di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sudah tervaksinasi 100 persen. Sehingga wisatawan yang datang di Parapat ini tidak khawatir lagi, mengingat Parapat merupakan pintu gerbang wisata Danau Toba.

“Kepada masyarakat, mari kita dukung kegiatan ini. Mari kita bersinergi dengan baik sehingga bulan Oktober ini sasaran 14 ribu warga tervaksinasi bisa terlaksana dengan baik. Namun meskipun sudah divaksin, tetap laksanakan protokol kesehatan dengan melaksanakan 5 M dan masyarakat jangan takut divaksin,” ujarnya.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP Kementerian Kominfo Septriana Tangkary dalam sambutannya, mengatakan saat ini pemerintah menargetkan di akhir tahun 2021, sekitar 70% masyarakat Indonesia sudah divaksin. Untuk itu Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti IKA USU Jakarta dan Sekitarnya serta dan Kementerian Kesehatan RI dan pemerintah daerah untuk menyelenggarakan vaksinasi di beberapa wilayah.

“Program vaksinasi itu diperlukan agar masyarakat memiliki imunitas yang tinggi. Karena semakin banyak masyarakat yang memiliki imunitas yang baik, maka dapat menumbuhkan kembali roda perekonomian di negeri kita,” ungkap Septriana sembari berharap dengan adanya sosialisasi dan kegiatan ini dapat membuat masyarakat lebih terpacu untuk divaksin dan lebih berhati-hati dalam menerima atau menyebarkan informasi tentang vaksin.

Di kesempatan yang sama, Plt Direktur Surveilance dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dr Prima Yoshephine menjelaskan harus ada kerja sama dari berbagai pihak dan masyarakat untuk terus mendukung program percepatan vaksinasi.

“Harapan kita, acara yang diselenggarakan IKA USU ini dapat membantu percepatan vaksin bagi masyarakat, dan kita juga harus sadar kalau setelah menerima vaksin tetap harus menjaga prokes,” jelas dr Prima.

Sedangkan Maralop Nainggolan selaku Ketua IKA USU Jakarta dan Sekitarnya mengungkapkan Simalungun merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang masih memerlukan percepatan vaksinasi. Ia juga berharap dengan adanya program percepatan vaksinasi ini dapat membangun herd immunity di Simalungun, dan industri pariwisata di kabupaten tersebut segera bangkit kembali.

Turut hadir, anggota DPRD Sumut Hj Hidayah Herlina Gusti, anggota DPRD Simalungun Maraden Sinaga, Wakapolres Simalungun Kompol Efianto SH MH, Staf Ahli Bupati Simalungun bidang Pemerintahan dan Kesra Akmal A Siregar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Albert R Saragih, Plt Kadis Kesehatan dr Lidya Saragih, Plt Kasapol PP Adnadi Girsang, Plt BPBD Bob Presly Saragih, Camat dan Forkopimcam Girsang Sipangan Bolon, serta Divisi BODT Siswanto Sinambela. (as)