Indonesia Didominasi Zona Kuning

JAKARTA, bumantaranews.com – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia merilis peta zonasi risiko terbaru. Berdasarkan peta risiko yang dirilis pada 3 Oktober 2021 itu, terlihat saat ini Indonesia didominasi zona kuning atau risiko rendah.

Peta itu menunjukkan zona kuning Indonesia berjumlah 508 daerah, sementara zona oranye atau risiko sedang 3 daerah, zona hijau atau tidak ada kasus 4 daerah, dan zona merah nol. Dua zona oranye tersebut adalah Bulungan dan Aceh Timur. Sementara 4 daerah yang masuk dalam kategori zona hijau adalah Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Intan Jaya, dan Kota Tual. Itu artinya, penanganan Covid-19 di Indonesia telah menunjukkan perbaikan.
Meski begitu, perlu diingat ini bukanlah data akhir.

Jumlah daerah dengan zona merah, oranye, kuning, dan hijau masih bisa bertambah atau berkurang ke depannya. Hal ini bergantung kondisi pandemi dan penanganan Covid-19 di Indonesia. Meski telah menunjukkan perbaikan, pemerintah tetap memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia. Perpanjangan PPKM dilakukan selama dua pekan, terhitung sejak tanggal 5 hingga 18 Oktober 2021.

Kondisi Covid-19 di Indonesia Hingga 5 Oktober 2021, kasus Covid-19 di Indonesia tercatat mencapai 4.221.610 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 4.049.449 orang dinyatakan telah sembuh dari Covid-19, sebanyak 29.823 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri, dan 142.338 orang lainnya meninggal dunia. Adapun sebanyak 29.823 orang yang masih menjalani perawatan tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data resmi Satgas Covid-19 Indonesia per 5 Oktober 2021. Kalimantan Utara 3.141; Jawa Tengah 2.898; Jawa Barat 2.143; Papua 1.833; Jakarta 1.642; Sulawesi Selatan 1.633; Aceh 1.367; Kalimantan Tengah 1.289; dan Sumatera Utara 1.273.

Jawa Timur 1.267; Lampung 1.264; DI Yogyakarta 1.182; Kalimantan Timur 825; Riau 789; Sulawesi Utara 754; Banten 745; Bali 699; Sumatera Barat 659; Bangka Belitung 612; Sulawesi Tengah 597; NTT 558; Kepulauan Riau 354; Kalimantan Selatan 350; Jambi 344; Sumatera Selatan 315; Sulawesi Tenggara 235; Sulawesi Barat 198; NTB 191; Kalimantan Barat 170; Maluku 144; Maluku Utara 99; Papua Barat 93; Bengkulu 91, dan Gorontalo 69. (net)