Curi Tas Pengunjung Lapangan Merdeka, Pria Berjenggot Dihajar

SIANTAR, bumantaranews.com – Seorang lelaki berjenggot berbentuk tanduk babak-belur dihajar massa setelah mengambil tas milik pengunjung Lapangan Merdeka (Taman Bunga) Pematangsiantar, Jumat (15/10) malam.

Pelaku yang mengaku tinggal di Jalan Rakutta Sembiring Simpang Tangki, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar itu selanjutnya dibawa oleh beberapa warga ke Mapolres Pematangsiantar.

Di Polres Pematangsiantar, pelaku mengaku telah mengambil tas pengunjung Taman Bunga dengan alasan orangtuanya sedang sakit. Dia juga mengaku pernah dipenjara karena mencuri.

“Orang tua saya sakit, saya butuh uang makanya saya curi tas. Saya baru bebas, dulu ketahuan maling,” sebut pelaku yang enggan menyebutkan namanya.

Korban Zella (27) warga Batu Lima, Kecamatan Panombeian Pane, Kabupaten Simalungun yang ditemui di Polres Pematangsiantar menceritakan, sebelum kejadian dia sedang duduk bersama dua temannya, lelaki dan perempuan.

“Kami duduk bertiga sekitar jam delapan malam di Taman Bunga. Tas kuletakkan di samping dan kami cerita-cerita. Terus pelaku datang dari belakang kami dan diambilnya tasku. Kebetulan kawanku yang cewek melihat. Teriaklah kami,” katanya.

Teriakan mereka mengundang perhatian warga dan pedagang. Pelaku yang lari ke arah Tugu BSA dikejar. Ia terjatuh usai menabrak rantai yang ada di dekat Tugu BSA. Massa yang emosi langsung menghajar pelaku. Sedangkan tas kembalikan kepada korban yang ikut mengejar.

Sabtu (16/10) sekira pukul 13.39 WIB, korban yang dihubungi melalui telepon mengatakan mengaku akan ke Polres Pematangsiantar.

“Ini mau ke sana lagi. Kalau aku, ya sudahlah. Kan barang yang diambil nggak ada yang hilang. Cuma itulah, aku belum tau namanya. Soalnya berubah-ubah, kadang ngaku Joni, kadang Rio, nggak jelas, makanya diperiksa ulang,” tukasnya. (mat)